Menu
Korban Montara: Cukup Sudah 9 Tahun Menderita

Korban Montara: Cukup Sudah 9 Tahun…

Kupang-KoPi| Rakyat kor...

Tulisan “Diplomasi Panda” Hantarkan Mahasiswa HI UMY ke Tiongkok

Tulisan “Diplomasi Panda” Hantarkan…

Bantul-KoPi| Nur Indah ...

Cegah Depresi Dengan Gaya Hidup Sehat

Cegah Depresi Dengan Gaya Hidup Seh…

Jogja-KoPi| Depresu bis...

Mahasiwsa UGM Beri Pelatihan Bahasa Untuk Anak Desa Gamplong

Mahasiwsa UGM Beri Pelatihan Bahasa…

Jogja-KoPi| Unit Kegiat...

Gubernur Jatim Harapkan Lebih Banyak Investasi India di Jatim

Gubernur Jatim Harapkan Lebih Banya…

New Delhi-KoPi| Gubernu...

Bakti Sosial KBBM Bersih Sungai Kota Magelang

Bakti Sosial KBBM Bersih Sungai Kot…

Magelang-KoPi| Menyambu...

Sila Kelima Pancasila Masih Menjadi Dilema

Sila Kelima Pancasila Masih Menjadi…

Bantul-KoPi| Kemerdekaa...

GUBERNUR,DPRD DAN RAKYAT NTT MINTA KOMPENSASI BUKAN CSR

GUBERNUR,DPRD DAN RAKYAT NTT MINTA …

Kupang-KoPi| Gubernur N...

Mahasiswa Teknik Industri UAJY Gelar Workshop dan Pelatihan Make Up

Mahasiswa Teknik Industri UAJY Gela…

Jogja-KoPi| Mempunyai w...

Mantan CEO Schlumberger Beri Wawasan Bisnis Pada Calon Startup UGM

Mantan CEO Schlumberger Beri Wawasa…

Jogja-KoPi| Mantan CEO ...

Prev Next

Gus Ipul : Pendamping Desa Dituntut Kreatif dan Inovatif

ipul

Surabaya-KoPi| Pendamping desa dituntut untuk mampu bersikap, bertindak kreatif dan inovatif. Sebab, kemajuan pembangunan desa di awali oleh ide ide kreatif dan inovatif dari pendamping desa itu sendiri.

Demikian disampaikan Wakil Gubernur Jawa Timur Drs. H. Saifullah Yusuf saat menghadiri Lomba Vlog Desaku Hebat Indonesia Kuat di Royal Plaza Surabaya, Jumat (29/12).

Ia mengatakan, bahwa pendamping desa harus membantu pemerintah dalam pemberdayaan masyarakat melalui ide kreatif seperti terlibat dalam proses pengembangan UMKM di Jatim.

Menurutnya, tugas pendamping desa di setiap daerah adalah memberi masukan secara positif dan konstruktif bagi pemerintah. Pendamping desa juga harus memahami tugasnya untuk terlibat dalam peningkatan kualitas sumberdaya manusia yang ada di desa.

"Jadi tugas dari pendamping desa adalah ikut terlibat dalam pemberdayaan masyarakat, ikut meningkatkan kualitas SDM di desa serta memberikan masukan supaya kebijakan pemerintah di desa atau daerah tepat sasaran," tegasnya.

Tugas lain dari pendamping desa, lanjut Gus Ipul sapaan akrab dari Wagub Jatim ini yakni memberikan kritik evaluasi kepada perangkat yang ada di desa maupun daerah.

Kegiatan seperti ini, merupakan salah satu perhatian dari pemerintah dalam bentuk apresiasi/penghargaan kepada pendamping desa agar lebih giat bekerja, berinovasi dan kreatif dalam menghadapi tantangan pembangunan yang semakin kompleks di desa.

"Uang atau dana desa jumlahnya terus bertambah, tapi daya dukung di desa belum optimal dan tersedia. Oleh karenanya, pemerintah ingin pendamping desa bisa lebih kreatif dan inovatif sehingga desa yang ada di Jatim menjadi percontohan bagi desa lainnya di Indonesia," pungkasnya. (Humas Pemprov Jatim /nif).

back to top