Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

Gus Ipul Harapkan Persadin Lahirkan Seniman dan Atlet Handal Jatim

Gus Ipul Harapkan Persadin Lahirkan Seniman dan Atlet Handal Jatim

Malang-KoPi| Persadin (Pekan Olah Raga dan Seni Santri Diniyah) merupakan sarana bagi para santri untuk mempertunjukkan kemampuan di bidang olah raga dan seni.

Diharapkan, lewat Persadin akan lahir seniman-seniman dan atlet-atlet handal yang mampu mendukung perkembangan seni dan olah raga di Jawa Timur, dan tidak menutup kemungkinan akan mampu berkiprah ditingkat nasional bahkan internasional.

Harapan tersebut disampaikan Wakil Gubernur Jawa Timur Drs. H. Saifullah Yusuf, saat membuka Persadin 3 Provinsi Jawa Timur di Universitas Islam Malang (Unisma), Jumat (22/9) malam.

“Persadin memberikan tempat pada para santri untuk memperlihatkan kemampua dan keahliannya di bidang masing-masing. Bagi siapa saja yang mengikuti Persadin sudah menjadi pemenang karena sudah berani berlomba dan tampil di atas panggung,” ungkap Wagub Jatim atau Gus Ipul.

Disampaikan pula bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Timur sejak sepuluh tahun terakhir terus berupaya untuk mendorong pemerintah pusat agar mengakui keberadaan Madin dengan dukungan dana.

Sebagai langkah nyata, Pemprov. Jawa Timur mengucurkan anggaran lebih dari Rp. 400 milyar setiap tahun untuk mendukung keberadaannya. Tetapi karena Madin tumbuh dan berkembang di Jawa Timur bukan hanya lembaganya tetapi juga santrinya, maka dana tersebut belum begitu bisa dirasakan.

Saat ini menurut Gus Ipul untuk santri ditingkat Ula mendapat bantuan pembelajaran sebesar Rp. 15 ribu/bulan, tingkat Wustho sebesar Rp. 25 ribu/bulan, sedangkan para guru mendapatkan Rp. 300 ribu/bulan apabila dalam satu kelas terdapat 30 santri.

Besarnya dukungan Pemprov. Jatim terhadap Madin, menurut Gus Ipul, dikarenakan Madin telah membantu pemerintah dalam penguatan bidang keagamaan yang saat ini sangat diperlukan. “Madin telah membantu penguatan pendidikan keagamaan di tengah pendidikan formal. Tidak mungkin cukup pendidikan agama diberikan hanya selama empat jam per minggu di pendidikan formal,” jelasnya.

Di samping itu, lanjutnya saat ini di Jawa Timur sedang terjadi darurat narkoba, darurat pelecehan seksual terhadap anak, darurat pornografi. Dengan tumbuh berkembangnya Madin di tengah masyarakat diharapkan permasalahan tersebut dapat cepat teratasi, diharapkan bisa memperkuat fungsi keluarga serta memperkuat segi keagamaan sejak dini.

Sementara itu Ketua Panitia Persadin 3 Provinsi Jawa Timur Nasrul Marwazi mengatakan bahwa Persadin 3 Prov. Jatim diadakan oleh DPW FKDT (Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah) Prov. Jatim mulai tanggal 22 – 24 September 2015 di Unisma, diikuti 31 Kabupaten/Kota dengan peserta sebanyak 640 santri.

Adapun olah raga dan seni yang dipertandingkan meliputi dua cabang olah raga yaitu lari dan futsal, sedangkan untuk seni ada delapan seni yang dilombakan yaitu Tahfidz, cerdas cermat, pidato Bahasa Arab, pidato Bahasa Indonesia, puisi, kaligrafi, murottal wal imla’ dan MQK. (humaspemprov/dw).

Surabaya, 22 September 2017

KEPALA BIRO HUMAS DAN PROTOKOL

ttd

Drs. Benny Sampirwanto, M.Si.

NIP. 19650718 199003 1 005

back to top