Menu
Korban Montara: Cukup Sudah 9 Tahun Menderita

Korban Montara: Cukup Sudah 9 Tahun…

Kupang-KoPi| Rakyat kor...

Tulisan “Diplomasi Panda” Hantarkan Mahasiswa HI UMY ke Tiongkok

Tulisan “Diplomasi Panda” Hantarkan…

Bantul-KoPi| Nur Indah ...

Cegah Depresi Dengan Gaya Hidup Sehat

Cegah Depresi Dengan Gaya Hidup Seh…

Jogja-KoPi| Depresu bis...

Mahasiwsa UGM Beri Pelatihan Bahasa Untuk Anak Desa Gamplong

Mahasiwsa UGM Beri Pelatihan Bahasa…

Jogja-KoPi| Unit Kegiat...

Gubernur Jatim Harapkan Lebih Banyak Investasi India di Jatim

Gubernur Jatim Harapkan Lebih Banya…

New Delhi-KoPi| Gubernu...

Bakti Sosial KBBM Bersih Sungai Kota Magelang

Bakti Sosial KBBM Bersih Sungai Kot…

Magelang-KoPi| Menyambu...

Sila Kelima Pancasila Masih Menjadi Dilema

Sila Kelima Pancasila Masih Menjadi…

Bantul-KoPi| Kemerdekaa...

GUBERNUR,DPRD DAN RAKYAT NTT MINTA KOMPENSASI BUKAN CSR

GUBERNUR,DPRD DAN RAKYAT NTT MINTA …

Kupang-KoPi| Gubernur N...

Mahasiswa Teknik Industri UAJY Gelar Workshop dan Pelatihan Make Up

Mahasiswa Teknik Industri UAJY Gela…

Jogja-KoPi| Mempunyai w...

Mantan CEO Schlumberger Beri Wawasan Bisnis Pada Calon Startup UGM

Mantan CEO Schlumberger Beri Wawasa…

Jogja-KoPi| Mantan CEO ...

Prev Next

Gus Ipul akan perkuat pendidikan agama

gus ipul

Nganjuk-KoPi| Wakil Gubernur Jatim Drs H Saifullah Yusuf yang lebih akrab disapa Gus Ipulbertekad akan memperkuat pendidikan agama di Pondok Pesantren, karena tidak mungkin hanya mengandalkan pelajaran agama di sekolah umum yang hanya beberapa jam dalam seminggu.

Hal itu disampaikan Gus Ipul – sapaan akrab Wakil Gubernur Jatim Drs H saifullah Yusuf, pada Halaqoh Nyai dan Mubalighoh se Kab Nganjuk di PP Ar-rohmah Jl Amsjid Besa Al Hasan Ngronggot Kab Nganjuk, Minggu (17/12)

Menurut Gus Ipul, provinsi Jatim satu-satunya provinsi yang memikirkan madrasah diniyah, karena RA dan TPQ semua perlu dipikirkan. Akan diusulkan seua guru di Pondok diurus negara, utaanya sertifikasi.

Memimpin Jatim bukanuntuk gaya-gayaan dan bukan unjuk kepintaran tapi sebagai pemimpinharus berusaha dan kerja keras, tidak menyalahgunakan wewenang. Justru harus bersinergi dan berkolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat. Dan yang yang penting mendatangkan pertolongan Allah SWT melalui kebijakan mengurangi kemaksiatan.

“Perubahan akan teru berkelanjutan supaya keadilan hadir di tengah masyarakat,” ujarnya.

Kepada Pondok pesantren yang awalnya kecil tidak usah berkecilhati, karena para alumni akan mendirikan pondok-pondok di seluruh pelosok tanah air. Sehingga sambung menyambung tidak putus pondok satu dengan lainnya. Sehingga kalau di runtut keatas bisa sambung dengan Rosulullah SAW. (Humas Pemprov Jatim Sil).

back to top