Menu
Penguatan regulasi konsumsi susu oleh pemerintah sangatlah aneh.

Penguatan regulasi konsumsi susu ol…

Jogja-KoPi| Pemerintah me...

Gap Areal dan Poduktivitas Sebabkan Produksi Gula Nasional Rendah

Gap Areal dan Poduktivitas Sebabkan…

Sleman-KoPi|Produksi gula...

Kawanan perampok minimarket viral di Youtube berhasil ditangkap

Kawanan perampok minimarket viral d…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Operasi patuh Progo 2018 mulai tertibkan pengendara di jalan raya.

Operasi patuh Progo 2018 mulai tert…

Sleman-KoPi| Polda DIY me...

Pengawasan perjokian SBMPTN 2018 akan diperketat.

Pengawasan perjokian SBMPTN 2018 ak…

Sleman-KoPi|Ketua Koordin...

Panlok 46 SBMPTN 2018 berpeluang menerima lebih dari 40.000 pendaftar.

Panlok 46 SBMPTN 2018 berpeluang me…

Sleman-KoPi| Panitia Loka...

KTT APRS ketiga, pembahasan tidak cukup hanya pada perlindungan hutan saja.

KTT APRS ketiga, pembahasan tidak c…

Sleman-KoPi| Gelaran Ko...

Satu kali transaksi, kawanan pengedar pil mendapat keuntungan 15-20 juta.

Satu kali transaksi, kawanan penged…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Rektor UGM: Dosen asing itu baik, namun jangan lupa fasilitas dan lab perlu juga ditingkatkan.

Rektor UGM: Dosen asing itu baik, n…

Sleman-KoPi| Rektor UGM, ...

Prev Next

Gubernur Jatim Minta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Lakukan Research dan Development

Gubernur Jatim Minta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Lakukan Research dan Development
Surabaya-Kopi| Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-55-nya, Gubernur Jatim, Dr. H. Soekarwo meminta agar Bapenda terus melakukan research dan development. Tujuannya, pelayanan kepada masyarakat semakin meningkat. 
 
Demikian disampaikan Pakde Karwo-sapaan akrab Gubernur Jatim saat memberikan sambutan pada acara Peringatan HUT ke 55 Tahun Bapenda Jatim di Ruang Loka Artha Praja,  Kantor Bapenda Jatim, Surabaya, Sabtu (14/10) malam. Tema peringatan adalah "Dengan Kerja Bersama BAPENDA Mendukung Jawa Timur Mandiri dan Berdaya Saing Melalui Penguatan PAD dan Pelayanan Publik yang Berkualitas."
 
Pakde Karwo menuturkan dengan terus melakukan research dan development (R & D) maka kualitas  Bapenda akan semakin meningkat pula. Namun demikian, R & D tsb  memerlukan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas.
 
 
”Oleh sebab itu, SDM harus terus dibenahi agar pelayanan kepada masyarakat bisa maksimal. Hal yang tidak kalah penting adalah digunakannya teknologi IT,” jelasnya.
 
Selain itu, R & D  merupakan bagian dari melakukan instropeksi terhadap peranan Bapenda, apakah harus berperan seperti saat menjadi dinas atau seperti saat ini.
 
 
“Bapenda juga harus berkonsolidasi peran, seperti apa kedepan. Intinya, Bapenda harus saling bersinergi dengan pihak lain mulai kabupaten kota, dan pihak swasta untuk kepentingan bersama,” ujarnya.
 
Konsolidasi peran tsb,  juga harus dilakukan Pemprov Jatim dengan kabupatrn/kota, apakah struktural atau fungsional. Diakuinya, penggabungan antara struktural dan fungsional yang akan mengoptimalkan hubungan tsb sehingga terwujud sinergi kepentingan bersama.
 
Benahi Kualitas melalui Assessment
 
Untuk keberhasilan pelaksanaan tugas-tugas Bapenda, pesan Pakde Karwo,  pembenahan kualitas jajaran pejabat melalui assessment menjadi hal penting. Tujuannya adalah mencari pemimpin yang mempunyai kualitas sesuai dengan kompetensi. 
 
Oleh sebab itu, pemetaan profil kompetensi ASN menjadi hal yang sangat penting untuk dilakukan. Sebab, kepemilikan data profil kompetensi ASN oleh pengelola manajemen kepegawaian menghindarkan kesalahan dalam perencanaan kepegawaian. 
 
”Ingat, peran leadership  menentukan 50 persen keberhasilan sebuah organisasi. Oleh sebab itu, assessment merupakan bagian dalam mencari pejabat yang memiliki kualitas, “ tutur Pakde Karwo. (humaspemprovjatim/tra)
 
back to top