Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Gubenur DIY: Aparatur Sipil Negara harus netral

Gubenur DIY: Aparatur Sipil Negara harus netral

Sleman-KoPi| Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menghimbau Aparatur Sipil Negara (ASN)agar tetap netral dalam menggunakan hak pilihnya.

Pilkada serentak esok hari pada tanggal 15 Februari 2017, memang dirasa perlu diberi pengawasan penuh khususnya pada ASN. Oleh karena itu Sultan menghimbau pada Pegawai Negeri Sipil agar tidak memihak yang nantinya mengarah ke bagian campaign salah satu pasangan calon (Paslon) wali kota.

"Pegawai negeri tidak boleh memihak walaupun punya hak pilih, tapi tidak boleh menjadi bagian campaign dari salah satu pihak," himbaunya ketika diwawancarai dalam kunjungan di UGM,Selasa (14/2).

Selain terkait dengan ketidaknetralan ASN, Sultan juga memperingatkan serangan fajar selama pilkada berlangsung. Serangan fajar seperti ini juga dirasanya sulit diprediksi dan mungkin segelintir kalangan tertentu yang dapat memprediksi, seperti kepolisian atau badan intelijen.

Sultan berharap untuk pilkada besok agar berjalan lancar dan tenang tanpa kejadian di DIY. Masyarakat dihimbau agar menggunakan hak pilihnya dengan benar tanpa terpengaruh satu pihak pun, serta tidak melakukan golput.

"Pelaksanaan Pilkada besok tenang, pulang tenang, serta tidak ada sesuatu hal di Yogyakarta, jangan sampai ada serangan fajar. Selama ini pilkada tidak ada masalah," pungkasnya. |Syidiq Syaiful Ardli|

back to top