Menu
Inkubasi Tahap 1 Resmi Buka Gelaran Soprema 2018

Inkubasi Tahap 1 Resmi Buka Gelaran…

Jogja-KoPi| Kegiatan Inku...

Lestarikan Budaya Tradisional, UAJY Adakan Lomba Jemparingan

Lestarikan Budaya Tradisional, UAJY…

Jogja-KoPi| Universitas A...

Niagahoster Devcussion 2.0 Dorong ​Web-Professional Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Dorong ​…

Yogyakarta, 25 September ...

Lantik Heru Tjahjono, Pakde Karwo Ingatkan Dua Fungsi Sekda

Lantik Heru Tjahjono, Pakde Karwo I…

Surabaya-KoPi| Sesuai UU ...

Kepa BNPT Ajak Mahasiswa UGM Jauhi Paham Radikal

Kepa BNPT Ajak Mahasiswa UGM Jauhi …

 JogjaKoPi| Kepala B...

Bupati dan Walikota Harus Mengacu dengan Visi Misi Presiden

Bupati dan Walikota Harus Mengacu d…

Surabaya-KoPi| Bupati dan...

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis Soprema 2018 untuk Sociopreneur Muda dari 16 Provinsi Indonesia

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis S…

Jogja-KoPi| Rangkaian gel...

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi Bisa Dilatih

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi …

Jogja-KoPi| Pakar Manajem...

Raih Doktor Usai Meneliti Transformasi Budaya Organisasi Perguruan Tinggi

Raih Doktor Usai Meneliti Transform…

Jogja-KoPi| Transformasi ...

Prev Next

Gubenur DIY: Aparatur Sipil Negara harus netral

Gubenur DIY: Aparatur Sipil Negara harus netral

Sleman-KoPi| Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menghimbau Aparatur Sipil Negara (ASN)agar tetap netral dalam menggunakan hak pilihnya.

Pilkada serentak esok hari pada tanggal 15 Februari 2017, memang dirasa perlu diberi pengawasan penuh khususnya pada ASN. Oleh karena itu Sultan menghimbau pada Pegawai Negeri Sipil agar tidak memihak yang nantinya mengarah ke bagian campaign salah satu pasangan calon (Paslon) wali kota.

"Pegawai negeri tidak boleh memihak walaupun punya hak pilih, tapi tidak boleh menjadi bagian campaign dari salah satu pihak," himbaunya ketika diwawancarai dalam kunjungan di UGM,Selasa (14/2).

Selain terkait dengan ketidaknetralan ASN, Sultan juga memperingatkan serangan fajar selama pilkada berlangsung. Serangan fajar seperti ini juga dirasanya sulit diprediksi dan mungkin segelintir kalangan tertentu yang dapat memprediksi, seperti kepolisian atau badan intelijen.

Sultan berharap untuk pilkada besok agar berjalan lancar dan tenang tanpa kejadian di DIY. Masyarakat dihimbau agar menggunakan hak pilihnya dengan benar tanpa terpengaruh satu pihak pun, serta tidak melakukan golput.

"Pelaksanaan Pilkada besok tenang, pulang tenang, serta tidak ada sesuatu hal di Yogyakarta, jangan sampai ada serangan fajar. Selama ini pilkada tidak ada masalah," pungkasnya. |Syidiq Syaiful Ardli|

back to top