Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Gubenur DIY: Aparatur Sipil Negara harus netral

Gubenur DIY: Aparatur Sipil Negara harus netral

Sleman-KoPi| Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menghimbau Aparatur Sipil Negara (ASN)agar tetap netral dalam menggunakan hak pilihnya.

Pilkada serentak esok hari pada tanggal 15 Februari 2017, memang dirasa perlu diberi pengawasan penuh khususnya pada ASN. Oleh karena itu Sultan menghimbau pada Pegawai Negeri Sipil agar tidak memihak yang nantinya mengarah ke bagian campaign salah satu pasangan calon (Paslon) wali kota.

"Pegawai negeri tidak boleh memihak walaupun punya hak pilih, tapi tidak boleh menjadi bagian campaign dari salah satu pihak," himbaunya ketika diwawancarai dalam kunjungan di UGM,Selasa (14/2).

Selain terkait dengan ketidaknetralan ASN, Sultan juga memperingatkan serangan fajar selama pilkada berlangsung. Serangan fajar seperti ini juga dirasanya sulit diprediksi dan mungkin segelintir kalangan tertentu yang dapat memprediksi, seperti kepolisian atau badan intelijen.

Sultan berharap untuk pilkada besok agar berjalan lancar dan tenang tanpa kejadian di DIY. Masyarakat dihimbau agar menggunakan hak pilihnya dengan benar tanpa terpengaruh satu pihak pun, serta tidak melakukan golput.

"Pelaksanaan Pilkada besok tenang, pulang tenang, serta tidak ada sesuatu hal di Yogyakarta, jangan sampai ada serangan fajar. Selama ini pilkada tidak ada masalah," pungkasnya. |Syidiq Syaiful Ardli|

back to top