Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Gerakan pemberantasan sarang nyamuk Dinkes Kabupaten Sleman

Gerakan pemberantasan sarang nyamuk Dinkes Kabupaten Sleman

Sleman – KoPi- Untuk mengantisipasi segala kemungkinan adanya DB, Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman bekerjasama dengan berbagai pihak, telah melakukan penyuluhan ke warga masyarakat yang dimulai pada 12 April 2014 sekaligus pemberian larvasida. Untuk kelanjutan kegiatan pencegahan kemungkinan adanya DB, juga diadakan gerakan pemberantasan sarang nyamuk yang dilakukan setiap hari Jum’at.

Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman juga mendapat laporan adanya Chikukunya. Setelah dilakukan pelacakan dan penelusuran oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman tentang dugaan adanya puluhan warga Condongcatur yang kena suspect Chikungunya, “Ternyata tidak ada warga yang menderita Chikungunya,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman dr. Mafilindati Nuraini, M.Kes, hari ini.

Diakui dr Mafilindati Nuraini, di padukuhan Pringwulung, Condongcatur, Depok, Sleman, angka jentiknya 65 persen dan 36 warganya kena suspect Chikungunya. “Dan mereka sudah pulang dari rumah sakit,” kata Mafilindati sambil menambahkan hanya ada satu penderita yang masih opname. Tetapi, setelah ditelusuri, yang bersangkutan bukan penderita Chikungunya.

Reporter: Affan Safani Adham

back to top