Menu
Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi | Balai Penyel...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Gerakan Filantropi Islam Sebagai Deradikalisasi

Gerakan Filantropi Islam Sebagai De…

Sleman-KoPi| Dewasa ini, ...

Pakde Karwo: Kunci Perjuangan adalah Persatuan dan Kesatuan

Pakde Karwo: Kunci Perjuangan adala…

Jatim-KoPi| Salah satu ku...

Jaminan Kemerdekaan Kekuasaan Kehakiman Masih Berpusat Pada Institusi Bukan Hakim Secara Personal

Jaminan Kemerdekaan Kekuasaan Kehak…

Sleman-KoPi|Kemerdekaan k...

Merapi Naik ke Status Waspada, Gempa Tremor dan Vulkanik Sempat Muncul Saat Letusan Freaktif.

Merapi Naik ke Status Waspada, Gemp…

Jogja-KoPi|Setelah Gunung...

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi | Gunung Merap...

Prev Next

FESTIVAL LAYANG-LAYANG NASIONAL 2017

FESTIVAL LAYANG-LAYANG NASIONAL 2017
(National Kites Festival – 2017)
Jogja-Kopi|  Dinas Pariwisata Provinsi DIY bekerjasama dengan PERKALIN (Perkumpulan Pekarya Layang-layang Indonesia) sekali lagi akan melaksanakan kegiatan Festival Layang-layang Nasional 2017 pada Sabtu-Minggu 8-9 Juli 2017. Mengambil tempat di Pantai Parangkusumo Bantul, festival dengan tema “Merajut Kebersamaan dalam Kebhinekaan” ini akan diikuti oleh 45 klub pekarya dan pelayang dari seluruh Indonesia. Ditambah dua peserta International Exebisi yaitu Nitesh Lakum / DREAMZ KITE CLUB dari Surat, Gujarat, INDIA  dan Tuk Mid/ NORMAN KITE CLUB dari Malaysia
       
“Festival tahun 2017 ini merupakan festival tingkat nasional kelima yang diselenggarakan oleh PERKALIN dengan dukungan penuh Dinas Pariwisata DIY. Akan dilombakan 5 kategori yakni layangan tradisional, layangan dua dimensi, layangan tiga dimensi, layangan tren naga, serta rokaku challenge.”    
         
Setiap katagori akan disediakan trophy dan uang pembinaan masing-masing untuk Juara 1, Juara 2, juara 3, juara harapan 1 serta harapan 2. Setiap katagori akan dihitung nilai point juaranya. Bagi Club yang mendapatkan jumlah nilai point tertinggi akan ditetapkan menjadi Juara Umum dan berbahk memboyong Piala Raja ( dari Sri Sultan Hamengku Buana X )  yang merupakan trophy bergilir lambang supremasi pencapaian kreatifitas pekarya layang-layang nasional Indonesia.
         
Selain perlombaan dalam kategori tersebut, secara khusus pada festival kali ini akan dilombakan layang-layang berthema burung garuda. “Setiap daerah memiliki ciri khas masing-masing, baik dari segi bentuk, warna, maupun hiasan lain. Beraneka kreasi layangan dari daerah-daerah ini pada hari festival akan menyatu dalam satu langit, satu udara, satu angkasa satu Dirgantara yang sama yaitu Dirgantara Indonesia.”
 
Spesial eksebisi untuk layang layang bernuansa Garuda, dimaksudkan simbol komitmen untuk terus menumbuhkan rasa kebangsaan dan meneguhkan Pancasila sebagai pandangan hidup  berbangsa dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika..
       
Selain peserta dari berbagai daerah dari Indonesia, akan hadir pula peserta tamu dari India serta eksibisi museum layang-layang Indonesia yang akan menyemarakkan langit pantai selatan dengan berbagai koleksi layangan raksasa pelbagai jenis dan warna.
       
Tradisi PERKALIN, bahwa setiap hajat festival, kita tak melupakan adanya work shop (edukasi) layang-layang bagi anak-anak, baik Paud, TK dan ank-anak SD. Akan ada 150 anak peserta work shop.  Apa itu layang layang bagaimana membuat dan menerbangkan. Gambar layang-layang untuk anak-anak pun, dibuat sesuai dengan tema, yaitu Garuda Pancasila.
Yogyakarta  6 Juli 2017
Salam dan hormat kami,
FX. HARRY CAHYA
Ketua Umum PERKALIN
Contact person: 
FX Harry Cahya – Ketua PERKALIN (Perkumpulan Pekarya Layang-layang Indonesia). HP/WA: 0822-2720-8768
Website Perkalin: www.Perkalin.or.id
 
back to top