Menu
Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen Air Hujan

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen A…

Jogja-KoPi| Pakar Hidrolo...

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkatan Kompetitifitas Produk Agrikultur

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkat…

Bantul-KoPI|Pada tahun 20...

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

Oleh Moh. Mudzakkir(Dosen...

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi Swasta Sumbangkan Kaum Intelektual di Jatim

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi …

Surabaya-KoPi| Sebanyak 2...

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar Banyak Terserang Ispa

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar …

Lombok-KoPi| Sebanyak 30 ...

Prev Next

Fatma Saifullah Yusuf Raih Penghargaan Certified Public Speaker Kehormatan

Fatma Saifullah Yusuf Raih Penghargaan Certified Public Speaker Kehormatan

Surabaya-KoPi| Istri Wakil Gubernur Jawa Timur, Dra. Hj. Fatma Saifullah Yusuf meraih penghargaan Certified Public Speaker (CPS) kehormatan atau Honorary CPS dari Indonesian Professional Speaker Association (IPSA).

Penghargaan ini diberikan kepada Fatma, sapaan lekatnya, karena dedikasi dan konsistensinya dalam memimpin, melayani dan mengayomi serta memberikan pencerahan kepada masyarakat baik di Jawa Timur maupun nasional.

"Melalui forum yang membanggakan ini, dari lubuk hati terdalam saya mengucapkan terimakasih atas penghargaan yang diberikan. Semoga dengan gelar ini dapat terus memacu saya untuk terus belajar dan meningkatkan keahlian public speaking saya," ucap Fatma, sapaan lekatnya usai menerima penghargaan tersebut di Hotel Ibis Surabaya City Center, Sabtu (18/11) sore.

Dengan diterimanya penghargaan ini, Fatma akan terus berupaya untuk mengembangkan profesionalisme dan terus meningkatkan komunikasi yang efektif dengan seluruh strata. Serta selalu berusaha menyampaikan segala sesuatu dengan bahasa yang lugas dan lebih mudah dimengerti.

"Yang lebih penting untuk saya adalah bagaimana implementasi keahlian ini dapat bermanfaat bukan hanya untuk saya pribadi, tapi juga keluarga, komunitas, masyarakat serta tempat saya mengabdi," terang Ketua Umum Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Jawa Timur ini.

Penghargaan ini, lanjut Fatma, merupakan sebuah kehormatan dan apresiasi baginya. Untuk itu, sekali lagi ia menyampaikan terimakasih kepada IPSA yang telah memberikan penghargaan ini.

"Ke depan saya akan terus belajar dan tidak mudah puas sampai disini,” terangnya.

Ditanya wartawan mengenai tips berbicara di depan umum, Fatma mengatakan bahwa salah satu caranya adalah dengan menguasai materi dan memahami audiens.

 "Sesekali memang grogi apalagi saat berbicara di depan audiens yang lebih senior, lebih dihormati atau kurang menguasai materi, oleh sebab itu kita harus terus belajar untuk mengurangi rasa grogi dengan mempersiapkan atau membaca materinya lebih intens lagi,” ungkapnya.

Dalam kesempatan ini, Fatma menyampaikan selamat kepada IPSA yang telah berhasil mengembangkan program CPS hingga ke Kota Surabaya.

"Selamat berkinerja untuk IPSA, semoga ke depan pengembangan program ini dapat terus dilaksanakan ke seluruh nusantara dan mancanegara," terangnya.

Sementara itu, Presiden IPSA, Dr. Ponijan Liaw, M.Pd., CPS mengatakan, penghargaan ini diberikan kepada Fatma Saifullah Yusuf karena sebagai pemimpin daerah ia mampu berbicara di depan publik secara teratur, berstruktur, singkat, padat dan jelas. "Saya sering melihat beliau termasuk di media sosial maupun youtube, dan sambutan beliau selalu penuh empatik dan cinta kasih," terangnya.

Ponijan mengatakan, IPSA sendiri didirikan pada tanggal 12 Desember 2014. IPSA didirikan karena adanya kegelisahan bahwa banyak pejabat yang ketika berpidato tidak menyebarkan dan menebar cinta kasih. Hingga kini, IPSA telah melalukan sertifikasi dan memberikan sertifikat pelatihan CPS kepada 257 orang di seluruh Indonesia. 

Penghargaan ini diberikan berdasarkan Surat Keputusan (SK) IPSA Nomor 005/SK/IPSA/XI/2017 Tahun 2017. Fatma sendiri merupakan penerima penghargaan CPS kehormatan ke-9 di Indonesia dan merupakan perempuan pertama yang meraih penghargaan ini. Sebelumnya, penghargaan ini diberikan juga kepada Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo. (humasprovjatim/dewi)

back to top