Menu
Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen Air Hujan

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen A…

Jogja-KoPi| Pakar Hidrolo...

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkatan Kompetitifitas Produk Agrikultur

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkat…

Bantul-KoPI|Pada tahun 20...

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

Oleh Moh. Mudzakkir(Dosen...

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi Swasta Sumbangkan Kaum Intelektual di Jatim

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi …

Surabaya-KoPi| Sebanyak 2...

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar Banyak Terserang Ispa

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar …

Lombok-KoPi| Sebanyak 30 ...

Prev Next

Fatma Saifullah Yusuf mengantar para 'malaikat kecil'

Fatma Saifullah Yusuf mengantar para 'malaikat kecil'

Sidoarjo-KoPi| Ibu Wakil Gubernur Jawa Timur, Dra. Hj. Fatma Saifullah Yusuf mengantar para 'malaikat kecil' kepada orang tua-orang tua yang akan merawat mereka. Malaikat kecil itu adalah para balita yang tidak memiliki orang tua lagi. Beberapa orang tua akan mengadopsi mereka sebagai anak.

Proses penyerahan para balita itu dilaksanakan di UPT. Pelayanan Sosial Asuhan Balita Sidoarjo dalam acara "Penyerahan Pengasuhan Anak Angkat (CAA) Kepada Calon Orang Tua Angkat (COTA) (29/3).

Ibu Fatma melalui sambutannya menjelaskan bahwa anak-anak merupakan pemilik masa depan, pelaksana pembangunan nasional pada saatnya nanti. Anak-anak yang mendapatkan pendidikan dalam naungan cinta kasih keluarga akan memiliki bangunan mental kuat. Sehingga mereka mampu mengambil peranan penting dan menjalankan kepemimpinan di bidang masing-masing dalam pembangunan.

"Anak-anak yang sudah tidak diasuh oleh orang tua kandung karena alasan tertentu bisa diasuh oleh COTA sebagaimana diatur dalam UU No. 35 Tahun 2014". 

Menurut Fatma, mekanisme pengasuhan COTA merupakan bagian dari sistem kesejahteraan sosial. Anak-anak tidak memiliki orang tua jumlahnya terus bertambah. Apabila tidak ada mekanisme COTA maka menyebabkan mereka akan terlantar dan menjadi masalah sosial.

Kepada KoPi, istri dari Saifullah Yusuf ini menjelaskan konsep keberlanjutan pembangunan (sustainable development) salah satunya ditopang oleh pendidikan bagi anak-anak. Keluarga atau para orang tua yang mengadopsi memiliki kewajiban sama dengan orangtua-orangtua kandung lainnya dalam menjamin pendidikan, kesehatan dan masa depan Si Anak.

"Saya sangat mendorong pelaksanaan mekanisme COTA sebagai bagian dari sistem kesejateraan nasional. Selain itu juga menciptakan keberlanjutan pembangunan nasional," pungkas Fatma. | YP |

back to top