Menu
Gunung Merapi Berpeluang Alami Letusan Efusif Yang Aman.

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letu…

Jogja-KoPi| Kepala Balai ...

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di Proses Magmatisnya.

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di…

Jogja-KoPi| Balai Penyeli...

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Gerakan Filantropi Islam Sebagai Deradikalisasi

Gerakan Filantropi Islam Sebagai De…

Sleman-KoPi| Dewasa ini, ...

Prev Next

Fatma Saifullah Yusuf mengantar para 'malaikat kecil'

Fatma Saifullah Yusuf mengantar para 'malaikat kecil'

Sidoarjo-KoPi| Ibu Wakil Gubernur Jawa Timur, Dra. Hj. Fatma Saifullah Yusuf mengantar para 'malaikat kecil' kepada orang tua-orang tua yang akan merawat mereka. Malaikat kecil itu adalah para balita yang tidak memiliki orang tua lagi. Beberapa orang tua akan mengadopsi mereka sebagai anak.

Proses penyerahan para balita itu dilaksanakan di UPT. Pelayanan Sosial Asuhan Balita Sidoarjo dalam acara "Penyerahan Pengasuhan Anak Angkat (CAA) Kepada Calon Orang Tua Angkat (COTA) (29/3).

Ibu Fatma melalui sambutannya menjelaskan bahwa anak-anak merupakan pemilik masa depan, pelaksana pembangunan nasional pada saatnya nanti. Anak-anak yang mendapatkan pendidikan dalam naungan cinta kasih keluarga akan memiliki bangunan mental kuat. Sehingga mereka mampu mengambil peranan penting dan menjalankan kepemimpinan di bidang masing-masing dalam pembangunan.

"Anak-anak yang sudah tidak diasuh oleh orang tua kandung karena alasan tertentu bisa diasuh oleh COTA sebagaimana diatur dalam UU No. 35 Tahun 2014". 

Menurut Fatma, mekanisme pengasuhan COTA merupakan bagian dari sistem kesejahteraan sosial. Anak-anak tidak memiliki orang tua jumlahnya terus bertambah. Apabila tidak ada mekanisme COTA maka menyebabkan mereka akan terlantar dan menjadi masalah sosial.

Kepada KoPi, istri dari Saifullah Yusuf ini menjelaskan konsep keberlanjutan pembangunan (sustainable development) salah satunya ditopang oleh pendidikan bagi anak-anak. Keluarga atau para orang tua yang mengadopsi memiliki kewajiban sama dengan orangtua-orangtua kandung lainnya dalam menjamin pendidikan, kesehatan dan masa depan Si Anak.

"Saya sangat mendorong pelaksanaan mekanisme COTA sebagai bagian dari sistem kesejateraan nasional. Selain itu juga menciptakan keberlanjutan pembangunan nasional," pungkas Fatma. | YP |

back to top