Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Fatma Saifullah Yusuf, makna menjadi perempuan

Fatma Saifullah Yusuf, makna menjadi perempuan

Sidoarjo-KoPi | Keluarga merupakan lembaga sosial paling inti dalam kehidupan masyarakat. Sebab, keluarga menyemai nilai-nilai sosial, membentuk karakter individu, dan memumpuk perasaan kasih sayang serta emosi. Demikian Dra. Hj. Fatma Saifullah Yusuf memberikan makna hidup sebagai keluarga pada acara pengajian Az Zahra di Masjid Nurul Anwar Sidoarjo (21/4/16).

Ketua Umum BKOW (Badan Kerjasama Organisasi Wanita) Jawa Timur tersebut juga menjelaskan bahwa keluarga memiliki kisah perjalanan, antara pahit dan manis, antara suka dan duka. 

"Setiap fase berkeluarga, pasti memiliki dinamika. Kuncinya, nikmati peranan yang ada secara optimal." 

Istri merupakan peranan penting yang ikut menahkodai arah perjalanan keluarga. Peran pendidikan anak-anak, pemberi muatan semangat berprestasi, dan menjadi rekan kerja suami dengan memberikan konsultasi atau pandangan-pandangan yang baik.

Fatma menceritakan perjalanan bersama Gus Ipul, wakil gubernur Jawa Timur, yang sarat perjalanan pahit dan manis. Awal pernikahan dengan kondisi ekonomi secukupnya, pekerjaan suami yang sangat mengambil energi besar, dan masalah kepastian masa depan.

"Saya tetap mendampingi Gus Ipul. Saya mendidik anak, menjaga kesehatan suami, memberikan semangat dan dukungan. Saya tahu jika saya sebagai seorang istri tidak menjadi rekan yang baik maka seorang laki-laki akan bisa terjatuh. Alhamdulillah kami bisa melewati itu semua".

Gus Ipul makin mantap dalam perjuangannya sampai kemudian dipercaya rakyat sebagai anggota DPR RI melalui PDI-Perjuangan dan PKB. Lalu Presiden SBY memberi amanah kepadanya sebagai Menteri Pembangunan Desa Tertinggal. Kemudian sejak tahun 2009 menjadi wakil gubernur Jawa Timur mendampingi Pakde Karwo.

"Makna yang ingin saya sampaikan adalah peran istri bukan hanya sekedar pelengkap. Namun bagian penting yang menciptakan kesempurnaan."

Selain Fatma Saifullah Yusuf, pengajian itu juga diisi oleh ustadz Muzaki yang banyak memberi pesan tentang pentingnya menjaga aqidah Islam. | YP |

back to top