Menu
Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ketat Dengan Terjunnya 29 Ekor Anjing Pelacak dan Body Scanner.

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ke…

Sleman-KoPi| Komandan sat...

Prev Next

Dua partai baru lolos verifikasi

lolos verifikasi

Jogja-KoPi|Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu)DIY mengumumkan dua partai partai politik (parpol) lolos tahap verifikasi faktual beberapa waktu lalu dalam menyambut Pemilu 2019. Bawaslu juga menyampaikan dua parpol tidak lolos tahap verifikasi.

Dua parpol baru yang berhasil lolos pada tahap verifikasi faktual kloter pertama adalah Perindo dan PSI. Sementara dua parpol baru lainnya seperti partai Garuda dan Berkarya belum dinyatakan lolos karena belum memenuhi syarat.

"Perindo dan PSI ini menjadi parpol baru yang berhasil lolos pada tahap Verifikasi Faktual dan dinyatakan maju ke Verfak bersama 10 Parpol lama lainnya,"ujar ketua Bawaslu DIY Bagus Sarwono saat Jumpa Pers di Kantor Bawaslu DIY, Rabu (28/12).

Berdasarkan hasil penelitian administrasi Bawaslu,pada kloter ini ,awalnya terdapat 14 Parpol lama dan baru yang mendaftar untuk pemilu 2019 di DIY nanti. Selain PSI, Perindo, Berkarya dan Garuda, sepuluh parpol lainnya
merupakan parpol lama. Sepuluh parpol tersebut adalah PDI-P, Hanura, Nasdem, PAN, PKS, Gerindra, Golkar, Demokrat, PPP, PKB.

"Mereka ini (parpol lama),diikuti oleh verifikasi faktual. Karena verifikasi faktual ditunjukkan parpol baru atau parpol lama yang ada di wilayah Daerah Otonomi Baru (DOB),"imbuhnya.

Sementara itu pada dua Parpol yang tak lolos tahap Verifikasi Faktual ,Komisioner Bawaslu, Muh. Amir Nasiruddin menuturkan kedua partai ini sudah mengajukan gugatan dan diterima melalui proses mediasi.

Hasil mediasi kedua Parpol diharuskan melengkapi syarat perbaikan administrasi dalam tenggat waktu terhitung sejak tanggal 27-28 Desember 2017 pukul 24.00.

"Tenggat waktunya satu kali dua puluh empat (1X24) Jam untuk partai Garuda dan dua kali dua puluh empat (2X24) jam untuk partai berkarya,"tambahnya

Secara terpisah, pada tahap Faktual Verifikasi , Bawaslu juga menemukan adanya dugaan pelanggaran. Khususnya pada pencatuman anggota parpol. Sri Rahayu Wediningsih ,Divisi Bidang Penindakan Bawaslu mengatakan dugaan pelanggaran pelanggaran ini muncul pada Parpol ditingkat kabupaten dan kota.

"Pada tahap ditingkat provinsi tidak masalah. Namun kalau ditingkat kabupaten banyak mucul ,jadi pencatuman anggota nya ternyata mereka dari anggota TNI,POLRI dan ASN,"

Kepada Parpol yang ditemukan dugaan ini,ia menghimbau agar Parpol memperbaiki keanggotaannya. Hal ini karena baik ASN, TNI,POLRI tidak boleh ikut serta dalam keanggotaan parpol.

"Pernah semuanya tidak mengakui atau menyangkal bahwa mereka anggota parpol,kami menginstruksikan kepada KPU agar mencoret keanggotaan parpol yang tercantum bahwa anggotanya adalah ASN," pungkasnya.|Syidiq Syaiful Ardli

back to top