Menu
Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Prev Next

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Punya Liputan6.com Punya Liputan6.com

Jogja-KoPi|  – Selasa, 2 Oktober 2018, Menkominfo Rudiantara hadir di tengah-tengah warga Desa Genjahan, Gunung Kidul, DI Yogyakarta, dalam rangka Diskusi Netizen Jogja yang terselenggara berkat kolaborasi Kemenkominfo, Diskominfo DIY, dan Siberkreasi.

Acara Diskusi Netizen Jogja merupakan wadah bincang-bincang santai para warganet seputar perkembangan TIK dan dampak yang dibawanya. GKR Mangkubumi, Bupati Gunung Kidul, serta Kepala Dinas Kominfo DIY, juga dijadwalkan hadir pada kegiatan ini.

Ada tiga topik utama yang akan dibicarakan, yakni: pentingnya menjaga jejak digital, kebutuhan tenaga ahli digital menyambut Revolusi Industri 4.0, dan ber-media sosial damai menjelang pemilu.

Dari diskusi yang akrab dan egaliter diharapkan masyarakat lebih tergerak berpartisipasi dalam menciptakan internet yang damai dan berbudaya.

Penetrasi internet di Indonesia banyak ditemui di usia muda dengan persentase sebesar 75,50% dari kelompok usia 13-18 tahun dan 74,23% dari kelompok usia 19-34 tahun.

Berdasarkan laporan BPS DI Yogyakarta tahun 2016, sebagian besar penduduknya berada pada kelompok umur muda. Banyaknya penduduk berusia produktif yang bermukim di Yogyakarta, menjadikannya sebagai melting pot yang senantiasa berkembang.

Wilayah yang dijuluki Kota Pelajar ini menyimpan banyak daya tarik tidak hanya bagi wisatawan, namun juga anak muda yang ingin belajar dan berkarya. Di era serba-digital, anak muda Yogyakarta mulai menjajaki peluang di balik perkembangan TIK yang pesat.

Secara perlahan tapi pasti, ekosistem startup yang kreatif dan inovatif terbangun dari berbagai bidang. Agenda Diskusi Netizen Jogja akan dimulai dengan paparan Menkominfo Rudiantara mengenai Netizen Damai dan Berbudaya. Setelah itu, acara disambung dengan sesi interaktif antara menteri dan hadirin yang dipandu oleh moderator Wijil Rachmadani dari TVRI. Pertemuan warganet kemudian ditutup dengan wefie bersama.

back to top