Menu
UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Pemerintah Bantul Siap Dukung Kontes Robot Indonesia di UMY

Pemerintah Bantul Siap Dukung Konte…

Sleman-KoPi| Menjelang pe...

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media Sosial Bermunculan

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media…

Sleman-KoPi| Menjelang pi...

Prev Next

Dishub DIY inginkan operator Trans Jogja terus melakukan komunikasi dengan AKPD

Dishub DIY inginkan operator Trans Jogja terus melakukan komunikasi dengan AKPD

Jogja-KoPi| Kabid Angkutan Darat Dinas DIY, Agus Harry Triono menginginkan operator Trans Jogja terus melakukan komunikasi dengan Angkutan Antar Kota dalam Provinsi (AKDP) terkait trayek baru Trans Jogja.

 

Trans Jogja membuka sembilan trayek baru yaitu jalur 5A, 5B, 6A, 6B, 7, 8, 9 10, dan 11 yang bersinggungan dengan AKDP.

Jalur baru tersebut menimbulkan penolakan dari AKDP karena dianggap merebut penumpang AKDP. Penolakan tersebut sempat megagalkan pengoprasian jalur 6A, 6B, dan 8 disebabkan jalur 6A dan 6B, bersinggungan AKDP di sekitar Demak Ijo, sementara jalur 8 bersinggungan di Jalan Parangtritis, dan terus berlanjut hingga sekarang.

Menyikapi penolakan yang berkelanjutan tersebut, Agus Harry Triono menginginkan operator Trans Jogja untuk terus berkomunikasi dengan AKDP dan melakukan pola kerjasama.

"Komunikasi terus dilakukan tidak hanya sekali harus di follow up terus, operator harus mendekati AKDP dan membuat pola kerjasama. Inginnya kita saling melengkapi", jelasnya saat diwawancarai KoPi di Kepatihan.

Sementara komunikasi yang terjalin antara operator dan AKDP diharapkan mampu menyelesaikan masalah yang terjadi.

"Kalau komunikasi lancar kan enak, sama-sama enak. Kita inginnya begitu. Kami hanya memfasilitasi saja. Namun yang menjadi prinsip kami adalah melayani masyarakat", jelas Agus.

Selain itu, ia juga berharap dengan komunikasi dan penyelesaian yang baik antara operator dan AKDP dapat membuka trayek baru lagi tanpa ada penolakan dari AKDP.

"Kalau semuanya sama-sama enak, terselesaikan dengan baik, maka akan enak untuk selanjutnya. Ada investor mau buka trayek baru juga enak", pungkasnya.

back to top