Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Dikira bom dari ISIS ternyata...

Dikira bom dari ISIS ternyata...

Jogja-KoPI| Polisi bersama tim Gegana Brimob Polda DIY mengamankan benda mencurigakan yang disinyalir sebagai bom di Gang Mangga, RT.15 RW.04, Gunung Ketur, Pakualaman, Yogyakarta,Rabu (6/6).

Kasat Reskrim Polresta Akbar Bantilan menjelaskan ada laporan warga yang menemukan benda mencurigakan berupa barang kotak terbungkus tas kresek hitam,dan menyerupai paket bom di pinggir jalan rumah warga.

"Kami medapat laporan pengaduan dari warga setengah tujuh atau delapanan,dari polres kami langsung merespon dan diterjunkan pula tim gegana. Dan ternyata setelah dibuka,barang tersebut merupakan brangkas,"terang Akbar.

Setelah dilakukan pengamanan dan pengecekan dari tim gegana selama kurang lebih satu jam dari pukul setengah 1 siang pada brangkas tersebut, pihaknya menemukan brangkas tersebut berada dalam kondisi kosong dan hanya berisikan dokumen-dokumen sebuah perusahaan.

Akbar mencurigai barang tersebut merupakan barang hasil curian dan dibuang dirumah warga.Selanjutnya pihaknya akan menyelidiki lebih lanjut brangkas hasil curian tersebut.
" Barang tersebut bukan seperti barang yang kita duga diawal,Kemungkinan barang ini merupakan barang hasil curian,"lanjut Akbar.

Dugaan curian ini dibuktikan dengan keterangan Bangun Saputra,salah seorang warga Condongcatur,Kaliurang. Bangun menjelaskan temuan brangkas tersebut bertepatan pula dengan hilangnya brangkas milik perusahaan istrinya di Maguwo.

Bangun sendiri menjelaskan pada pagi hari yang sama, Istrinya menemukan keadaan kantornya yang berada di Maguwoharjo berada dalam porak poranda dan brangkas kantor raib.

"Kehilangan brangkas itu antara tadi pagi atau saat malam karena saat istri saya datang kekantor tadi pagi,istri saya menemukan keadaan kantor sudah berantakan,"jelas Bangun.

Setelah mendapat laporan adanya temuan brangkas di Gunungketur,dirinya langsung meninjau untuk melihat brangkas . Bangun pun menginformasikan brangkas tersebut memang milik perusahaan istrinya.

"Karateristiknya sesuai dengan brangkas milik perusahaan istri saya,Faktur temuan didalam brangkas tersebut sesuai dengan label perusahaan istri saya dengan adanya tulisan dan label SND,"terang Bangun.

Bangun pun menuturkan didalam brangkas tersebut didalamnya terdapat dokumen-dokumen perusahaan dan uang kurang lebih 11 juta. Namun pada pengungkapan oleh tim polisi, brangkas tersebut sudah dalam keadaan kosong dan berisikan dokumen-dokumen saja.

Selanjutnya Bangun sudah melaporkan pencurian dan informasi tersebut ke Polresta untuk didalami lebih lanjut. | Syidiq Syaiful Ardli

back to top