Menu
Bupati dan Walikota Harus Mengacu dengan Visi Misi Presiden

Bupati dan Walikota Harus Mengacu d…

Surabaya-KoPi| Bupati dan...

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis Soprema 2018 untuk Sociopreneur Muda dari 16 Provinsi Indonesia

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis S…

Jogja-KoPi| Rangkaian gel...

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi Bisa Dilatih

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi …

Jogja-KoPi| Pakar Manajem...

Raih Doktor Usai Meneliti Transformasi Budaya Organisasi Perguruan Tinggi

Raih Doktor Usai Meneliti Transform…

Jogja-KoPi| Transformasi ...

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Prev Next

Camat se-Kabupaten Jombang Masak Nasi Goreng Peringati Hari Ibu

Camat se-Kabupaten Jombang Masak Nasi Goreng Peringati Hari Ibu

Jombang-KoPi| Lomba Memasak Nasi Goreng yang diselenggarakan Tim Penggerak PKK Kabupaten Jombang diikuti oleh para Pembina Tim Penggerak PKK Kecamatan se-Kabupaten Jombang. Lomba yang digelar di Pendopo Pemkab Jombang (23/12/2015) tersebut berlangsung semarak dan penuh kebersamaan.

Wakil Bupati Jombang, Hj. Mundjidah Wahab saat membuka kegiatan tersebut mengingatkan kepada seluruh undangan yang hadir bahwa lomba memasak nasi goreng yang diikuti oleh bapak-bapak camat dan Istri dari 21 kecamatan tersebut digelar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus hari Ibu ke-87 tahun 2015.

Momentum ini diharapkan semakin meningkatkan keharmonisan suami dan istri sebagai mitra sejajar. Istri adalah pendamping suami, bukanlah sebagai konco wingking sebagaimana istilah Jawa. Namun demikian istri tetap menghormati suami sebagai Kepala Keluarga.

“Peringatan hari Ibu ini diharapkan dapat mendorong kita semua untuk memberikan perhatian, pengakuan akan pentingnya eksistensi perempuan dalam berbagai sektor kehidupan serta membawa pengaruh positif bagi perempuan dan masyarakat”, tutur Wakil Bupati.

Hj. Mundjidah Wahab menegaskan sudah saatnya perempuan melakukan peran pentingnya di dalam keluarga, dan masyarakat. Sudah tidak relevan lagi istilah Jawa yang menganggap perempuan adalah “konco wingking” atau teman di belakang, yang hanya berkutat didapur, sumur, kasur. Bahkan ada istilah yang mengatakan perempuan hanya berkutat pada kegiatan masak, macak, manak; suargo nunut neroko katutu, wanito wani ditoto.

“Saat ini perempuan harus menjadi subyek bukan obyek, perempuan sejajar dan bermitra dengan laki-laki didalam menjalani kehidupan ini. Perempuan tidak hanya berani ditoto, tapi juga harus berani noto atau menata,”tandasnya

Ir. Tjaturina Wihandoko didampingi oleh Ketua Forsid, Ketua Dharma Yukti Karini Jombang mengamati satu persatu meja para peserta. Tampak ada kerjasama yang baik dari para peserta lomba memasak nasi goring tersebut. Para Camat dan istrinya saling berbagi tugas untuk menyelesaikan membuat nasi goreng yang dibatasi dengan waktu hingga pada tahap penyajian. Mereka berusaha memasak nasi goreng yang terenak dan tampilan penyajian menarik.

Dari hasil keputusan dewan juri, yang keluar sebagai juara memasak nasi goreng adalah sbb: Juara 1 Kecamatan Bareng; Juara 2 Kecamatan Jombang; Juara 3 Kecamatan Kabuh; Juara Harapan 1 Kecamatan Peterongan; Juara Harapan 2 Kecamatan Megaluh dan Juara Harapan 3 Kecamatan Jogoroto. |Wati/Humas|

back to top