Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Bupati Merangin akan naikkan gaji bidan tahun depan

Bupati Merangin akan naikkan gaji bidan tahun depan

Merangin-KoPi|Bupati Merangin H Al Haris didampingi Ketua TP PKK Merangin Hj Hesti Haris, kemarin (21/9) membuka musyawarah cabang (Muscab) ke-4 Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Merangin,Jambi.

Pada cara yang berlangsung di Aula Utama Kantor Bupati Merangin itu, bupati memberikan apresiasi terhadap kinerja para bidan.

Mestinya saya pulang ke Merangin pada Kamis (22/9), karena masih ada urusan dinas di Jakarta,’’ujar Bupati.
Namun lanjut bupati, karena ingat ada acara pertemuan dengan IBI, sehingga bupati pulang lebih cepat.

Semua itu diakui bupati, karena semata hanya ingin bertatap muka langsung dengan para bidan dari berbagai pelosok desa di Kabupaten Merangin.

Tangan kanan bidan itu tegas bupati, merupakan tangan Tuhan. Sebab sudah berapa banyak bayi dilahirkan dengan selamat lewat tangan para bidan tersebut.

Melalui keahlian para bidan, khususnya bidan-bidan desa, angka kematian ibu dan anak dapat ditekan.

Bupati mengaku tidak bisa membayangkan, bila di suatu desa tidak ada bidan. Tentu proses kelahiran bayi akan menjadi kendala, sehingga jumlah angka kematian ibu dan bayi terus meningkat.

Pada hari ulang tahun IBI nanti, tolong ingatkan saya. Pada hari itu saya akan memberikan rewood kepada para bidan berprestasi, terutama bidan yang bertugas di daerah-daerah terpencil,’’terang Bupati.

Pada acara yang dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Merangin dr Solahudin dan Direktur Rumah Sakit Daerah Kol Abundjani Bangko itu, bupati sempat menanyakan berapa besarnya tunjangan para bidan.

Dengan beban kerja yang cukup berat diakui bupati, tunjangan sebulan Rp 800 ribu untuk bidan desa dan Rp 650 ribu untuk bidan kota tersebut dianggap masih sangat kecil. ‘’Nanti tahun depan tunjangan para bidan ini kita naikan,’’janji Bupati.

Namun besar dan kecilnya kenaikan tunjangan tersebut, akan ditentukan dengan kemampuan keuangan daerah. Bupati juga akan segera memberikan SK kepada para mahasiswa kebidanan beasiswa Pemkab Merangin yang telah merampungkan studinya. (Charles)

back to top