Menu
Bupati dan Walikota Harus Mengacu dengan Visi Misi Presiden

Bupati dan Walikota Harus Mengacu d…

Surabaya-KoPi| Bupati dan...

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis Soprema 2018 untuk Sociopreneur Muda dari 16 Provinsi Indonesia

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis S…

Jogja-KoPi| Rangkaian gel...

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi Bisa Dilatih

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi …

Jogja-KoPi| Pakar Manajem...

Raih Doktor Usai Meneliti Transformasi Budaya Organisasi Perguruan Tinggi

Raih Doktor Usai Meneliti Transform…

Jogja-KoPi| Transformasi ...

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Prev Next

Bupati Merangin akan naikkan gaji bidan tahun depan

Bupati Merangin akan naikkan gaji bidan tahun depan

Merangin-KoPi|Bupati Merangin H Al Haris didampingi Ketua TP PKK Merangin Hj Hesti Haris, kemarin (21/9) membuka musyawarah cabang (Muscab) ke-4 Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Merangin,Jambi.

Pada cara yang berlangsung di Aula Utama Kantor Bupati Merangin itu, bupati memberikan apresiasi terhadap kinerja para bidan.

Mestinya saya pulang ke Merangin pada Kamis (22/9), karena masih ada urusan dinas di Jakarta,’’ujar Bupati.
Namun lanjut bupati, karena ingat ada acara pertemuan dengan IBI, sehingga bupati pulang lebih cepat.

Semua itu diakui bupati, karena semata hanya ingin bertatap muka langsung dengan para bidan dari berbagai pelosok desa di Kabupaten Merangin.

Tangan kanan bidan itu tegas bupati, merupakan tangan Tuhan. Sebab sudah berapa banyak bayi dilahirkan dengan selamat lewat tangan para bidan tersebut.

Melalui keahlian para bidan, khususnya bidan-bidan desa, angka kematian ibu dan anak dapat ditekan.

Bupati mengaku tidak bisa membayangkan, bila di suatu desa tidak ada bidan. Tentu proses kelahiran bayi akan menjadi kendala, sehingga jumlah angka kematian ibu dan bayi terus meningkat.

Pada hari ulang tahun IBI nanti, tolong ingatkan saya. Pada hari itu saya akan memberikan rewood kepada para bidan berprestasi, terutama bidan yang bertugas di daerah-daerah terpencil,’’terang Bupati.

Pada acara yang dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Merangin dr Solahudin dan Direktur Rumah Sakit Daerah Kol Abundjani Bangko itu, bupati sempat menanyakan berapa besarnya tunjangan para bidan.

Dengan beban kerja yang cukup berat diakui bupati, tunjangan sebulan Rp 800 ribu untuk bidan desa dan Rp 650 ribu untuk bidan kota tersebut dianggap masih sangat kecil. ‘’Nanti tahun depan tunjangan para bidan ini kita naikan,’’janji Bupati.

Namun besar dan kecilnya kenaikan tunjangan tersebut, akan ditentukan dengan kemampuan keuangan daerah. Bupati juga akan segera memberikan SK kepada para mahasiswa kebidanan beasiswa Pemkab Merangin yang telah merampungkan studinya. (Charles)

back to top