Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

BRI hibahkan mesin Rontgen senilai 850 Juta Rupiah kepada RS UGM

BRI hibahkan mesin Rontgen senilai 850 Juta Rupiah kepada RS UGM

Sleman-Kopi|Bank Rakyat Indonesia(BRI) menyerahkan hibah alat rontgen gigi Orthopanomography (OPG) kepada Rumah sakit (RS) UGM senilai 850 Juta Rupiah.

Penyerahan alat rontgen ini merupakan bentuk program CSR dengan tujuan untuk menambah fasilitas kesehatan dan pelayanan pasien di RS.

"Pada program CSR tahun ini kami menghibahkan alat rontgen gigi kepada RS UGM agar pihak RS dapat memberikan layanan yang lebih kepada masyarakat luas", ujar Andik Eko Putro, Pimpinan Wilayah Yogyakarta PT Bank BRI di RS UGM, Jumat (28/4)

Andik sendiri nengatakan RS UGM sudah menjadi mitra dari BRI khususnya dalam program kesehatan. Sebelumnya BRI telah bekerjasama dengan RS UGM dalam memberikan bantuan operasi katarak gratis  dengan pasien berjumlah 69 orang.

Sementara itu, Direktur Utama RS UGM, Prof Arif Faisal, menyebut alat rontgen ini  sebagai alat kesehatan tercanggih dengan harga yang sangat mahal yaitu 850 juta rupiah.

Ia juga menjelaskan dengan kehadiran alat ini, maka RS UGM dapat mempercepat layanan khususnya bagi pasien yang membutuhkan gambar rontgen untuk gigi dan rahang.

"Keunggulan dari alat ini nantinya  semua rahang akan terlihat, jadi kita dapat mengetahui di mana posisi gigi yang rusak. Mesin gigi ini belum tentu dimiliki semua RS, mesin ini yang paling canggih dibandingkan mesin kesehatan lainnya”, kata Faisal.

Faisal melanjutkan untuk saat ini mesin ini belum dibuka untuk layanan, karena operator akan diberi pelatihan lebih lanjut. Dia juga menambahkan mesin ini dapat digunakan oleh semua pasien umum dan BPJS.

"Pasien umum nanti membayar sembilan puluh ribu untuk pemeriksaan”, ujarnya.|Syaiful Syidik Ardli

back to top