Menu
Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ketat Dengan Terjunnya 29 Ekor Anjing Pelacak dan Body Scanner.

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ke…

Sleman-KoPi| Komandan sat...

Prev Next

BPN Pemalang luncurkan program baru

BPN Pemalang luncurkan program baru

Pemalang – KoPi| Bertempat di gedung serba guna Pemalang, Kantor Pertanahan Pemalang (BPN )Pemalang mengadakan launching program Layanan 70-70 dan Layanan Unggulan Pemalang,serta Penyerahan Sertifikat tanah kepada 1525 pemegang hak atas tanah program prona, Senin (24/08) siang.

Hadir dalam acara tersebut  Bupati Pemalang, Kapolres , Dandim 0711,  Kajari Pemalang, Ketua Pengadilan Negeri Pemalang, Ketua Pengadilan Agama Pemalang perwakilan Kantor Pertanahan Propinsi Jawa Tengah, SKPD, kepala desa penerima sertifikat serta masyarakat yang akan menerima sertifikat Prona

Dalam sambutannya kepala kantor Pertanahan Kabupaten Pemalang, Deni Santo menyampaikan, "Kantor Pertanahan Pemalang dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, yang salah  satunya dengan menyuguhkan program Layanan 70-70  yang merupakan program tindak lanjut dari kebijakan  Kementrian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional yang menetapkan  Inovasi Pelayanan Pertanahan 70-70 yang dicanangkan dalam rangka memperingati 70 tahun Indonesia Merdeka.”

Ditambahkan oleh Deni S, BPN Pemalang juga telah menyiapkan   "Layanan Unggulan Pemalang yang bernama  INTAN BERKILAU (Inovasi Pertanahan Berikan Ketersediaan Informasi Layanan Umum) sebagai respon dari kebijakan peningkatan pelayanan publik yang dicanangkan oleh Presiden RI dan Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara juga merupan Reformasi Birokrasi dengan kebijakan “One Agency One Inovation”,  juga untuk memberikan kepastian jangka dalam pelayanan pertanahan.

Terkait dengan layanan 70-70, Deni juga menyampaikan  layanan 70-70 oleh kantor Pertanahan Pemalang yang pelaksanaannya  sudah melalui uji coba sejak  1 Juni 2015 dengan memadukan jenis layanan 70-70 yang diatur berdasarkan SE Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional No.13/SE/VIII/2015 bersama jenis layanan online permata. 

Dari hasil uji coba layanan 70-70 online yang dimulai sejak tanggal 1 Juni 2015 sampai dengan 18 Agustus 2015,  BPN Pemalang telah menyelesaikan Pelayanan pengecekan Sertifikat sebanyak 233   pemohon dengan durasi waktu 70 menit, peningkatan HGB ke HM sebanyak 18 Pemohon waktu 7 jam, penghapusan HT (Roya) 1 pemohon waktu 7 jam, peralihan hak (karena jual beli) sebanyak 127 pemohon waktu 70 jam dan pendaftaran hak tanggungan sebanyak 628 pemohon dengan waktu 7 hari kalender.

Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Bupati Pemalang H. Junaedi SH, MM dalam sambutannya menyampaikan," launching program tersebut adalah merupakan bukti nyata Kantor Pertanahan Pemalang  dalam rangka peningkatan pelayanan kepada masyarakat  untuk sertifikasi hak atas tanah, kami (Pemkab Pemalang) bersama masyarakat menyampaikan terimakasih kepada BPN  Pemalang atas kinerjanya dalam pelayananan tersebut,” kata Junaedi.

Bupati juga menyampaikan sering terjadi dilapangan terkait adanya ketidak jelasan hak atas tanah,  sehingga sampai terjadi perselisihan, baik antar masyarakat  maupun masyarakat dengan pemda.

“Masyarakat masih belum sepenuhnya menyadari  bahwa pengurusan sertifikat adalah hal yang sangat penting, hal tersebut dikarenakan  masih  adanya persepsi bahwa mengurus sertifikat tanah memerlukan biaya yang sangat besar dan waktu yang lama,” imbuhnya. Oleh karena itu Bupati berharap melalui sosialisasi tentang sertifikasi hak atas tanah yang bisa langsung diterima masyarakat dengan biaya yang ringan dan waktu yang cepat, bisa menghilangkan image di masyarakat  bahwa mengurus sertifikat memerlukan biaya yang mahal, waktu  yang sangat lama bisa dihilangkan.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Pemalang HM Junaedi SH, MM secara simbolis juga menyerahkan 1525 sertifikat kepada masyarakat. |Joko :ongkeyang|

back to top