Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

BNNP Yogya tangkap empat pemakai narkoba di hotel ternama

BNNP Yogya tangkap empat pemakai narkoba di hotel ternama

Jogja-KoPi| BNNP Jogja menangkap empat karyawan Bank swasta yang tengah berpesta narkoba di hotel ternama sekitar Tugu di Yogyakarta. Demikian Kepala BNNP DIY, Drs. Budiharso, M.Si menyampaikan saat jumpa pers di kantor BNNP (13/01).

Berawal informasi dari masyarakat dalam penyalagunaan narkoba di hotel ternama sekitar Yogyakarta, Tim BNNP DIY melakukan penyelidikan selama beberapa hari untuk mendapatkan barang bukti.

"Jum’at 8 Januari 2016 pukul 23.00 WIB, Tim BNNP melakukan penggrebegan di hotel ternama di kamar 321 dan 308 dan mempergoki 4 tersangka yang sedang pesta narkoba," jelas Budiharso.

Keempat tersangka berinisial FAP (39) yang menjabat sebagai Kepala Wilayah salah satu Bank swasta warga Griya Kejasem Asri 2 Kab. Tegal, DAS (43) jabatan Kepala Cabang Bank Tegal beralamatkan sama, LS (37) jabatan sementara karyawan Bank di Brebes beralamat Kejasem Asri Tegal, dan CKH (34) Kepala cabang Pemalang.
"Keempatnya ditangkap secara bersamaan di dalam kamar hotel dan positif memakai narkoba setelah tes urin,"ujar Budiharso.

Setelah itu Tim BNNP melakukan penyelidikan lebih lanjut, darimana para tersangka memperoleh barang-barang haram tersebut. Tim BNNP DIY mengadakan penyelidikan di Tegal pada Senin 11 Januari 2016 bekerjasama dengan Kapolsek Kota Tegal Timur untuk tindak penyelidikan.

Lebih lanjut Drs. Budiharso menjelaskan bahwa setelah diikuti selama satu hari tersangka sebagai pengedar berinisial IW (40) ditangkap sekitar pukul 15.00 WIB saat bekerja di bengkel oleh tim penyidik BNNP DIY Kelurahan Mangku Kusuman RT 6 RW 1 kec Tegal Timur di Kota Tegal.

Setelah penangkapan tim BNNP memperoleh barang bukti TKP 1 di bengkel tempat kerjanya sebanyak 18 jenis paket narkoba, kemudian dilanjutkan TKP 2 ke rumah tersangka terdapat 6 jenis paket narkoba, tambah Budiharso.

Tersangka FAP Sudah 10 kali pesan di IW, dan LS sudah 5 kali pesan, serta harga 1 paket narkoba seharga Rp 900.000,00 dengan ancaman jika memakai lebih dari 3 gram maka hukumannya seumur hidup, tambahnya lagi.

TKP pertama terdiri dari 16 paket sabu (7 paket b, 8 paket c, 1 paket KPK kering padat keras, Setengah butir inek, 2 butir alganat), 117 kipet kaca baru, 3 korek api, 1 buah bong, 8 buah kipet kaca bekas pakai, 2 lembar aluminium koil dan 1 potongan kipet, 11 lembar aluminium koil belum pakai, 1 btol aqua yang berisi 8 sedotan dan 1 katembat, 2 kotak permen tim pagoda, 1 buah selang, 1 gunting, 3 sim card, 1 micro sd 1 GB, 1 potongn kipet kaca bekas pakai, 4 buah HP, 1 buah dompet uang tunai Rp 4.618.000,00.

TKP kedua terdiri dari 2 kipet kaca sudah digunakan,1 bong dari botol redokson, 1 tutup botol merk kiranti dengan 2 lobang, 1 bungkus plastik clip, 1 buah korek api dan 1 botol warna oren dengan 2 lobang. |Cicuk Armanto|

back to top