Menu
Merapi Naik ke Status Waspada, Gempa Tremor dan Vulkanik Sempat Muncul Saat Letusan Freaktif.

Merapi Naik ke Status Waspada, Gemp…

Jogja-KoPi|Setelah Gunung...

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi| Gunung Merapi...

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran Persediaan Beras, Gula, dan Minyak Goreng di Yogyakarta Aman.

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran …

Jogja-KoPi| Perum Bulog d...

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Prev Next

Baznas Sleman prioritaskan bantuan untuk penderita kanker stadium IV dan cuci darah

Baznas Sleman prioritaskan bantuan untuk penderita kanker stadium IV dan cuci darah

Sleman-KoPi| “Untuk kanker stadium IV dan Cuci darah, kami prioritaskan!” Ujar Drs. H. Kriswanto, M.Sc, salah satu pimpinan BAZNAS saat sharing informasi BAZNAS di Setda Humas Kabupaten Sleman, Selasa (24/1).

Drs. H. Kriswanto, M.Sc menjelaskan bahwa dalam pendistribuan zakat, masyarakat fakir miskin dan anggota keluarganya yang menderita sakit serta dirawat dirumah sakit mendapatkan zakat. Namun, sebagai prioritas utama adalah penderita sakit kanker stadium IV dan cuci darah.

“Prioitas itu begitu ada proposal masuk untuk bantuan Kanker stadium IV dan Cuci Darah langsung kita tasyarufkan (salurkan) , kalo yang lain ada prosedurnya,” jelasnya.

Alasan Kanker stadium IV dan Cuci Darah menjadi prioritas karena penderita Kanker stadium IV dan Cuci Darah telah menghabiskan lebih banyak dana dibandingkan penderita kanker di stadium I, II,III. Sedangkan untuk Cuci darah, dikarenakan sekali pencucian darah menghabiskan biaya yang besar.

“Rata-rata masyarakat penderita kanker stadium I,II,III masih mampu membayar, belum susah, kalo sudah staidum IV itu habis-habisan uang. Kita sering tidak tahu untuk penerima ini sebelum dimuat di Koran, kita sampai saat ini masih belum aktif mencari penerima,” pungkasnya.

Besarnya bantuan dana untuk fakir miskin penderita kanker stadium IV dan dan cuci darah sebesar Rp 3 Juta. Sedangkan, untuk biaya perawatan dibawah 5 juta mendapat bantuan 1 juta, 5-10 juta mendapat bantuan 2 juta, dan diatas 10 juta mendapat bantuan sebesar 3 juta rupiah. |Syidiq Syaiful Ardli|

back to top