Menu
Gunung Merapi Berpeluang Alami Letusan Efusif Yang Aman.

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letu…

Jogja-KoPi| Kepala Balai ...

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di Proses Magmatisnya.

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di…

Jogja-KoPi| Balai Penyeli...

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Gerakan Filantropi Islam Sebagai Deradikalisasi

Gerakan Filantropi Islam Sebagai De…

Sleman-KoPi| Dewasa ini, ...

Prev Next

Bawaslu DIY temukan pelanggaran pilkada di 3 kabupaten

Bawaslu DIY temukan pelanggaran pilkada di 3 kabupaten
Jogjakarta-KoPi| Bawaslu DIY menemukan pelanggaran menjelang pilkada serentak pada tanggal 9 Desember 2015. Pelanggaran terjadi di tiga kabupaten pemilihan.
 
Pihak Bawaslu telah menindak pelanggaran Alat Peraga Kampanye non fasilitasi KPU DIY. Menurut Ketua Bawaslu DIY, Muhammad Najib Pelanggaran APK di Kabupaten Bantul didominasi oleh poster. Pasangan calon 1 sebanyak 243 poster dan paslon 2 sebanyak 127 poster.
 
Hal serupa terjadi di Kabupaten Sleman, pelanggaran APK non fasilitasi didominasi poster. Paslon 1 sebanyak 503 poster dan paslon 2 sebanyak 202 poster.
 
Sementara pelanggaran APK di Kabupaten Gunungkidul didominasi oleh sticker. Paslon 1 sebanyak 1.326 temuan, paslon 2 sebanyak 384 sticker, paslon 3 sebanyak 225 sticker dan paslon 4 sebanyak 1640 sticker.
 
Potensi pelanggaran pilkada
 
Menurut Ketua Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu DIY, Sri R. Werdiningsih potensi pelanggaran terjadi pada masa tenang, pemungutan dan penghitungan suara, rekapitulasi suara.
 
"Potensi pelanggaran sangat banyak di masa tenang ada black campaign, intimidasi dan kampanye terselubung," kata Sri saat konferensi pers di Kantor Bawaslu DIY pada tanggal 6 Desember 2015.
 
Sementara Ketua Bawaslu Muhammad Najib mewaspadai gencarnya money politics atau politi uang di masa tenang. "Waspada serangan fajar," kata Muhammad Najib.
 
Dari ketiga kabupaten, kabupaten Gunungkidul memiliki potensi paling besar terjadinya money politics.
 
"Kluster money politics cukup tinggi, yaitu 116 kasus karena kondisi masyarakat yang pragmatis dan miskin, ini sangat rentan," tambah Muhammad Najib. |Winda Efanur FS|
back to top