Menu
Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen Air Hujan

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen A…

Jogja-KoPi| Pakar Hidrolo...

Prev Next

Basarnas berubah kepanjangannya

Basarnas berubah kepanjangannya
Jogja-KoPi|Direktur Operasi SAR,Brigadir jenderal marinir TNI Ivan Ahmad Rizka, menjelaskan kepanjangan Basarnas bukan lagi Badan Search and Rescue Nasional namun berubah menjadi Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan. 
 
Ivan pun mengatakan perubahan ini mengikuti kebijakan pemerintah pusat agar setiap institusi tidak lagi menggunakan bahas asing.  Kepanjangan baru Basarnas ini juga sesuai mengikuti Keppres yang dikeluarkan pada tahun 2016.
 
"Pergantian nama ini sesuai kebijakan pemerintah , dari badan SAR Nasional namun menjadi badan nasional pertolongan dan pencarian untuk menghindari penggunaan bahasa inggris atau asing dalam penamaan institusi pemerintah, Keppresnya sudah ada dari tahun 2016 dan nama ini sudah berlaku hingga saat ini,"ujarnya saat dijumpai di Hotel Horison Ultima Riss,Senin (28/8).
 
Namun demikian perubahan kepanjangan ini juga dikhawatirkan akan membuat ambiguitas dalam penyingkatannya. Pasalnya Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan yang jika disingkat menjadi BNPP,juga mempunyai kepanjangan lainnya yaitu pada nama institusi lainnya seperti Badan nasional perbatasan yang menggunakan singkatan BNPP.
 
Ivan menuturkan dalam penyingkatannya, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan akan tetap menggunakan singkatan Basarnas.
 
"Sehingga dalam penyebutannya, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan dalam kurung BASARNAS(Basarnas),"lanjutnya.
 
Lebih lanjut,Ivan mengimbuhkan tidak adanya kemungkinan dampak psikologis ataupun degradasi pemaknaan dalam perubahan kepanjangan ini. Pasalnya ,terlepas dari perubahan kepanjangan Basarnas ,Pihaknya akan tetap menjalan kan tugas utama sesuai kepanjangan nama institusi yaitu menolong,mencari dan mengevakuasi korban tanpa dipungut biaya.|Syidiq Syaiful Ardli
 
back to top