Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Basarnas berubah kepanjangannya

Basarnas berubah kepanjangannya
Jogja-KoPi|Direktur Operasi SAR,Brigadir jenderal marinir TNI Ivan Ahmad Rizka, menjelaskan kepanjangan Basarnas bukan lagi Badan Search and Rescue Nasional namun berubah menjadi Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan. 
 
Ivan pun mengatakan perubahan ini mengikuti kebijakan pemerintah pusat agar setiap institusi tidak lagi menggunakan bahas asing.  Kepanjangan baru Basarnas ini juga sesuai mengikuti Keppres yang dikeluarkan pada tahun 2016.
 
"Pergantian nama ini sesuai kebijakan pemerintah , dari badan SAR Nasional namun menjadi badan nasional pertolongan dan pencarian untuk menghindari penggunaan bahasa inggris atau asing dalam penamaan institusi pemerintah, Keppresnya sudah ada dari tahun 2016 dan nama ini sudah berlaku hingga saat ini,"ujarnya saat dijumpai di Hotel Horison Ultima Riss,Senin (28/8).
 
Namun demikian perubahan kepanjangan ini juga dikhawatirkan akan membuat ambiguitas dalam penyingkatannya. Pasalnya Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan yang jika disingkat menjadi BNPP,juga mempunyai kepanjangan lainnya yaitu pada nama institusi lainnya seperti Badan nasional perbatasan yang menggunakan singkatan BNPP.
 
Ivan menuturkan dalam penyingkatannya, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan akan tetap menggunakan singkatan Basarnas.
 
"Sehingga dalam penyebutannya, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan dalam kurung BASARNAS(Basarnas),"lanjutnya.
 
Lebih lanjut,Ivan mengimbuhkan tidak adanya kemungkinan dampak psikologis ataupun degradasi pemaknaan dalam perubahan kepanjangan ini. Pasalnya ,terlepas dari perubahan kepanjangan Basarnas ,Pihaknya akan tetap menjalan kan tugas utama sesuai kepanjangan nama institusi yaitu menolong,mencari dan mengevakuasi korban tanpa dipungut biaya.|Syidiq Syaiful Ardli
 
back to top