Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Bantuan Pangan Non Tunai Kulon Progo ditunda

Bantuan Pangan Non Tunai Kulon Progo ditunda

Jogja-KoPi| Bantuan Pangan Non Tunai untuk Kabupaten Kulon Progo akhirnya ditunda. Demikian kata Sukamto dari Dinas Sosial Provinsi Yogyakarta. Penundaan ini menurutnya karena difokuskan dulu penyebarannya di wilayah Kota Yogyakarta dan 43 kota lainnya. Sebelumnya Kulon Progo mendapatkan jadwal sekitar 23 Frebruari 2017.

"Untuk seluruh Indonesia penyaluran BPNT baru ditingkat kota, untuk kesehatan masih dipending, itu sudah diusulkan dalam APBNP," katanya saat diwawancarai pada peluncuran perdana BPNT di salah satu RPK di Tegalrejo,Kamis (23/2).

Sukamto menjelaskan penyaluran BPNT di Kulon Progo akan mengikuti APBNP di bulan Juni. Menurutnya Kulon Progo program bantuan Rastra (Rakyat Sejahtera) masih berlangsung, sementara di wilayah kota rastra tidak ada.Sehingga wilayah kota di prioritaskan untuk mendapatkan BPNT dan sejalan dengan program Kementerian Sosial untuk menyalurkan bantuan di 44 kota Indonesia.

"Nantinya proses penyaluran akan tetap sama, jumlah KPM (Keluarga Penerima Manfaat) juga sama seperti yang direncanakan,"jelas Sukamto.

Sementara itu, Pihak BNI, Daes Luriatmoko, menjelaskan pihaknya sudah siap dalam menyalurkan bantuan di Kulon Progo dan tinggal menunggu anggaran yang diturunkan ke BNI. Berdasarkan penjelasan Dirjen Kementerian sosial, mengenai penundaan ini bukan disebabkan ke pengurangan anggaran, namun lebih kepada proses penyaluran yang berbeda.

"Tidak ada pengurangan, hanya proses penyaluran yang berbeda, Rastra Kulon Progo jalan, namun untuk kota tidak.Kami pihak BNI secara implisit sudah siap, namun jika tidak ada anggaran bagaimana kita menyalurkannya?,"pungkasnya. |Syidiq Syaiful Ardli|

back to top