Menu
Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Gerakan Filantropi Islam Sebagai Deradikalisasi

Gerakan Filantropi Islam Sebagai De…

Sleman-KoPi| Dewasa ini, ...

Pakde Karwo: Kunci Perjuangan adalah Persatuan dan Kesatuan

Pakde Karwo: Kunci Perjuangan adala…

Jatim-KoPi| Salah satu ku...

Jaminan Kemerdekaan Kekuasaan Kehakiman Masih Berpusat Pada Institusi Bukan Hakim Secara Personal

Jaminan Kemerdekaan Kekuasaan Kehak…

Sleman-KoPi|Kemerdekaan k...

Prev Next

Angkasa Pura siap membayar ganti aset pada bandara baru

Angkasa Pura siap membayar ganti aset pada bandara baru
Kulonprogo-KoPi|Bupati Kulon Progo , Hasto Wardoyo menginformasikan bahwa  Angkasa pura siap membayar ganti rugi aset diwilayahnya  yang terkena dampak langsung pembangunan bandara baru di Kulonprogo.
 
“Kemarin baru bicara lewat telepon,pihak  angkasa pura  sudah siap membayar apa yang saya minta, baik itu aset milik pemda atau aset milik tanah desa,”kata Hasto saat diwawancarai di Gedung BPK DIY, Selasa (30/5).
 
Meski demikian, Hasto menambahkan terkait pembayaran ganti rugi ini, Angkasa Pura  meminta kepada pihaknya agar menyelesaikan pembayaran ini lewat Badan Pertanahan  Nasional (BPN). Nantinya BPN akan menyampaikan angkasa pura terkait dengan pembayaran ganti rugi. 
 
Ganti rugi aset ini berkaitan dengan lima titik desa yang terkena dampak langsung pembangunan bandara baru di Kulonprogo. Lima titik tersebut meliputi desa Jangkaran, Glagah, Palihan, Kebonrejo dan Janten.
 
Pihaknya dalam waktu dekat ini akan memfokuskan pada pengurusan proses administratif BPN dan pengukuran tanah di lima titik desa yang terdampak. Hasto juga menuturkan akan menapis permintaan  pengukuran tanah dengan tiga kelompok.
 
“Kelompok pertama pengukuran tanah saja, Itu tinggal di bayar saja, kelompok dua pengukuran yang ada tanaman, kelompok  ketiga pengukuran yang ada bangunan, dua kategori itu akan kami lengkapi prosesnya,”lanjut Hasto
 
Penapisan ini bertujuan untuk menghitung berapa luas bidang yang sudah mengambil uang ganti rugi di badan koordinasi dan berapa yang belum. Hasto melanjutkan bagi yang belum mengambil uang inilah yang akan dilakukan pengukuran oleh pihaknya agar bisa diajukan ke BPNdan selanjutnya akan dibayarkan uang oleh Angkasa pura. 
 
Sementara itu Hasto menerangkan terkait dengan relokasi warga  dan proses pengurugan tanah  dilima titik tersebut sudah dilakukan. Dia pun memperkirakan dibulan Juli dan Agustus proses penyelesaian relokasi ini sudah selesai. 
 
“Sekarang ini mulai membangun rumah, harapannya Juli atau Agustus sudah selesai,”tandasnya.|Syidiq Syaiful Ardli
 
 
back to top