Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Akmil gelar pelatihan peer leader penanggulangan HIV-AIDS

Akmil gelar pelatihan peer leader penanggulangan HIV-AIDS
Magelang-KoPi| Akademi Militer menggelar pelatihan Peer Leader Penanggulangan HIV-AIDS di Aula Kesehatan Akademi Militer selama 3 hari dimulai dari tanggal 26 sampai dengan 28 Agustus 2015.
 
Kegiatan pelatihan tersebut dibuka oleh Dirbinlem Akmil Kolonel Inf Wisnoe P.B. dan diikuti sebanyak 40 orang perwakilan dari tiap-tiap satuan yang berada di Akmil serta bekerjasama dengan Komisi Penanggulangan AIDS Nasional Provinsi Jawa Tengah. 
            
Pelatihan ini merupakan langkah nyata dalam upaya pencegahan dan penanggulangan HIV dan AIDS di Jawa Tengah khususnya di lingkup Akademi Militer. Masalah HIV dan AIDS yang telah menjadi masalah nasional dan bahkan global bukan semata-mata terkait dengan kesehatan, tetapi merupakan masalah sosial yang kompleks dan berdampak sangat luas dalam kehidupan.
 
Untuk itu, menanggulangi HIV dan AIDS melalui pendekatan kesehatan semata-mata akan sia-sia dan mustahil, karena sampai saat ini belum ditemukan obat untuk virus yang menyerang kekebalan tubuh tersebut.
 
Selain itu, bahwa HIV dan AIDS dapat mengancam siapa saja tanpa terkait dengan status sosial seseorang, orang kaya, orang miskin, orang terpelajar dan orang awam setiap saat dapat saja tertular oleh virus ini. Sehingga dengan diselenggarakan pelatihan ini semua peserta dapat meningkatkan kesadaran kritis terhadap ancaman bahaya HIV dan AIDS.|Siaran Pers|
 
back to top