Menu
Inkubasi Tahap 1 Resmi Buka Gelaran Soprema 2018

Inkubasi Tahap 1 Resmi Buka Gelaran…

Jogja-KoPi| Kegiatan Inku...

Lestarikan Budaya Tradisional, UAJY Adakan Lomba Jemparingan

Lestarikan Budaya Tradisional, UAJY…

Jogja-KoPi| Universitas A...

Niagahoster Devcussion 2.0 Dorong ​Web-Professional Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Dorong ​…

Yogyakarta, 25 September ...

Lantik Heru Tjahjono, Pakde Karwo Ingatkan Dua Fungsi Sekda

Lantik Heru Tjahjono, Pakde Karwo I…

Surabaya-KoPi| Sesuai UU ...

Kepa BNPT Ajak Mahasiswa UGM Jauhi Paham Radikal

Kepa BNPT Ajak Mahasiswa UGM Jauhi …

 JogjaKoPi| Kepala B...

Bupati dan Walikota Harus Mengacu dengan Visi Misi Presiden

Bupati dan Walikota Harus Mengacu d…

Surabaya-KoPi| Bupati dan...

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis Soprema 2018 untuk Sociopreneur Muda dari 16 Provinsi Indonesia

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis S…

Jogja-KoPi| Rangkaian gel...

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi Bisa Dilatih

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi …

Jogja-KoPi| Pakar Manajem...

Raih Doktor Usai Meneliti Transformasi Budaya Organisasi Perguruan Tinggi

Raih Doktor Usai Meneliti Transform…

Jogja-KoPi| Transformasi ...

Prev Next

674 Warga binaan Lapas DIY mendapat remisi Umum HUT RI 2017

674 Warga binaan Lapas DIY mendapat remisi Umum HUT RI 2017

Jogja-KoPi|Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Daerah Istimewa Yogyakarta memberikan remisi umum 17 Agustus 2017 kepada ratusan warga binaan permasyarakatan (WBP) atau tahanan lapas penjara di DIY.

Terhitung pada tanggal 11 Agustus 2017 se-DIY,dari total 1.646 WBP sebanyak 674 WBP mendapat remisi Hut kemerdekaan tahun ini.

"Sampai kemarin dengan di SK kan ,terdapat 674 WBP yang diberikan remisi,"ujar Kepala kantor wilayah kemenkumham DIY, Gunarso setelah agenda penyerahan SK Remisi Umum Kemenkumham di bangsal Kompleks Kantor Gubernur DIY,Senin (14/8).

Gunarso mengatakan remisi umum ini diberikan paling banyak kepada WBP dengan pidana pencurian dan diikuti WBP tindak pidana khusus seperti Narkoba ,Tindak pidana korupsi (Tipikor) dan Pencucian Uang.

"Paling banyak kasus pencurian, nomor dua narkoba. Semua kasusnya terjadi di seluruh DIY,"tuturnya.

WBP tindak pidana khusus ini berjumlah 55 WBP dengan rincian jumlah WBP kasus Narkotika 44 WBP, Tipikor 10 WBP,dan Pencucian uang 1 WBP.

Pada Remisi Umum ini, WBP mendapat kan 2 jenis remisi yaitu Remisi umum langsung bebas dan Remisi umum belum bebas atau keringanan waktu hukuman antara 1 hingga 6 bulan.

Dan dari 674 WBP penerima Remisi umum,sebanyak 20 WBP mendapat remisi langsung bebas dan 654 WBP mendapat remisi belum bebas.

Gunarso pun mengimbuhkan bahwa WBP yang bebas ini agar mengikuti pesan yang diperoleh saat masih di Lapas. Ia berharap kepada WBP yang bebas untuk tidak melanggar hukum lagi.

"Kami harapkan mereka mampu menatap masa depan,serta jangan sampai mereka melanggar kembali setelah mendapatkan remisi bebas,"ucapnya.

Tak hanya Gunarso, Gubernur DIY dalam sambutannya juga menyampaikan pesan khusus kepada WBP penerima remisi tahun ini. Sultan berharap kepada WBP yang bebas untuk tidak tanggung dalam bersosialisasi ,mampu bekerja dengan halal,serta menjauhi dunia kriminal dan penggunaan Narkotika.

Sultan menekan bahwa sikap ini sangatlah penting ditanamkan kepada WBP . Pasalnya Sultan masih menemukan adanya WBP bebas namun kembali ke jalan kriminal.

"Sikap ini penting karena masih banyak warga binaan yang sudah keluar harusnya tobat namun melakukan kembali menjadi. Itu bukanlah tujuan dari pemberian remisi ini ,"pungkasnya. | Syidiq Syaiful Ardli

back to top