Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

3.000 pencari kerja ‘berburu’ di Job Fair UAJY

3.000 pencari kerja ‘berburu’ di Job Fair UAJY

Jogja-KoPi| Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) mengadakan Job Fair pertamanya di tahun ajaran 2016/2017 pada Jumat (16/9) sampai dengan Sabtu (17/9). Job Fair kali ini diikuti oleh 24 perusahaan ternama dan dihadiri oleh lebih dari 3.000 pencari kerja. Acara tersebut berlangsung dari tanggal 16-17 September 2016 bertempat di Kampus 2, Gedung Thomas Aquinas UAJY, Jl Babarsari 44 Yogyakarta.

Tiap tahunnya para pencari kerja semakin meningkat terutama lulusan S1. “Persentase para pencari kerja dari UAJY kali ini sebanyak 79,8% sedangkan dari luar UAJY sebanyak 20,2%. Tidak seperti pada Job Fair UAJY sebelumnya di bulan Maret 2016 yang mana lebih dari 50% berasal dari luar UAJY, bisa jadi hal tersebut karena baru saja dilaksanakan wisuda bulan lalu”, kata Agus Tridiatno, selaku Ketua Pelaksana Job Fair.

“Saat ini untuk mencari pekerjaan tidaklah mudah, sehingga diharapkan dengan diadakannya Job Fair ini dapat mempermudah untuk menemukan pekerjaan yang tepat” ujar ketua Rektor UAJY, Dr. G. Nurhartanto, S.H., L.LM dalam sambutannya.

Di samping itu, Rektor UAJY juga menegaskan bahwa salah satu tolok ukur keberhasilan universitas dalam era ekonomi berbasis penguasaan teknologi sekarang ini adalah kemampuan dari para alumninya untuk terserap ke dalam pasar tenaga kerja. Kondisi ini sekaligus juga menjadi harapan para orang tua yang telah meluluskan anak-anaknya dari UAJY.

Untuk itu, Rektor berharap, agar event seperti Job Fair yang diselenggarakan sekarang ini dapat bermanfaat bagi para alumni, sedikitnya dalam dua hal. Pertama, dapat memberikan informasi seputar terbukanya pasar tenaga kerja dan sekaligus memberi peluang bagi para alumni untuk memasukinya. Kedua, (dan yang lebih penting) adalah terciptanya pasar dan tenaga kerja yang bersih sehingga mampu mengangkat keterpurukan Indonesia menuju Indonesia masa depan yang bebas korupsi.

Job Fair UAJY yang terbuka bagi umum ini, para pencari kerja tidak hanya memperoleh informasi dan mendaftarkan diri, melainkan ada walk-in interview yang diadakan beberapa perusahaan. Sistem pendaftaran peserta Job Fair terbagi menjadi dua jalur, via online dan offline.

“Promosi melalui media sosial membuat Job Fair kali ini mengalami peningkatan jumlah peserta dari tahun sebelumnya,” tambah Agus. Pendaftar tidak dipungut biaya dan dipersilakan selama dua hari sejak pukul 8.00 – 16.00 mengunjungi event ini.

Perusahaan yang mengikuti Job Fair kali ini terdiri dari Djarum, Maybank Indonesia, Artaboga, Indomaret, PT. Valbury Asia Futures, PT. BNI Life Insurance, PT. IFARS Pharmaceutical Laboratories, BCA, Setiawan Group, Gameloft Indonesia, PT. Asuransi Sinar Mas, PT. Eserval Medika Prima. Bank Danamon, PT. Victory International Futures, Dinas Tenaga Kerja DIY, PT. Hidup Baru Plasindo, PT. Ateja, Megasurya Mas, Acehardware, Informa Furniture, Chatime, PT. Bali Cahaya Amerta, PT. Pura Baru Tama (Pura Group), dan Duniatex Group.

back to top