Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

220 Taruna Akmil diwisuda

220 Taruna Akmil diwisuda

Magelang-KoPi| Bertempat di Gedung Moch Lily Rochli Akmil, sebanyak 220 Taruna Tingkat IV Akmil dinyatakan lulus pendidikan dan diwisuda di Akademi Militer, Rabu (29/06/2016).

Upacara penutupan pendidikan (Tupdik) dan Wisuda Sarjana TA 2016 dipimpin langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Mulyono, serta dihadiri Pangdam IV/ Diponegoro, Irjenad, Para Asisten dan Kasahli Kasad, Gubernur Akmil Mayjen TNI Hartomo, Wakil Gubernur Akmil, Ibu Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana dan Pengurus Persit Kartika Chandra Kirana, Pejabat Distribusi A dan B Akmil, serta Taruna Akmil.

Acara Wisuda Sarjana dan pemberian ijazah dipimpin langsung oleh Kasad dengan didampingi Gubernur Akmil Mayjen TNI Hartomo. Untuk predikat prestasi terbaik mendapatkan penghargaan Adhi Makayasa diraih oleh Sermatutar Tri Ageng Widhi Nugroho, STHan. dari program studi Manajemen Pertahanan.

Selain penghargaan Adhi Makayasa, Sermatutar Tri Ageng juga memperoleh Predikat Prestasi Cumlaude dengan Indek Prestasi Komulatif (IPK) 3,68.

“Selaku Kepala Staf Angkatan Darat dan pribadi, saya mengucapkan selamat kepada para Taruna Tingkat IV atas keberhasilannya menyelesaikan pendidikan selama empat tahun di Akademi Militer, serta berhasil menyelesaikan program pendidikan kesarjanaan,” ungkap Jenderal TNI Mulyono.

taruna wis2

Dalam amanatnya Jenderal TNI Mulyono menyampaikan ucapan selamat kepada para Taruna lulusan terbaik, yang mendapat penghargaan Adhi Makayasa, Trisakti Wiratama dan indeks prestasi tertinggi dengan predikat Cumlaude, serta berharap agar pada tahap pengabdian selanjutnya dapat menunjukkan kualitas diri sesuai dengan penghargaan yang diterimanya.

Dengan berakhirnya masa pendidikan di Akademi Militer, pada hakikatnya merupakan awal dari rangkaian panjang penugasan dan pengabdian yang sesungguhnya, sebagai perwira TNI AD yang profesional dan dicintai rakyat.

Prestasi akademik yang telah dicapai di Akademi Militer ini belum menjadi jaminan akan memiliki prestasi dan keberhasilan yang sama di medan penugasan nanti, karena keberhasilan tersebut lebih ditentukan oleh tekad dan integritas yang kuat serta kemampuan untuk mampu beradaptasi terhadap dinamika lingkungan penugasan yang sangat dinamis dan bervariasi.

Kualifikasi Iulusan Akmil adalah Perwira TNI AD berpangkat Letnan Dua sesuai Korps masing-masing yang memiliki kemampuan dasar jabatan GoIongan IX setingkat Komandan Peleton dan memiIiki kuaIifikasi akademik program Diploma IV Pertahanan dengan gelar Sarjana Terapan Pertahanan (S.T.Han).

Dengan kualifikasi Iulusan sebagai prajurit yang profesional dalam bidang miIiter, serta didukung dengan dasar yang kuat dalam bidang akademik, maka setiap perwira lulusan Akmil harus mampu menghadapi perkembangan Iingkungan strategis yang terjadi saat ini.

“Terkait dengan hal tersebut, saya perlu mengingatkan kepada kita semua, khususnya kepada Taruna Tingkat IV yang akan segera dilantik dan diambil sumpahnya sebagai perwira, bahwa lulusan Akmil bukanlah akademisi yang dipersenjatai tetapi prajurit profesional yang dibekali kemampuan akademis.

Pemahaman ini perlu saya tekankan agar para calon-calon perwira lulusan Akmil ini benar-benar mengedepankan kemampuan profesional kemiliteran, sambil memelihara dan meningkatkan kualitas intelektualnya sesuai tuntutan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi,” pesan Jenderal TNI Mulyono.

back to top