Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

World Trade Center Dibuka Kembali untuk Bisnis

World Trade Center Dibuka Kembali untuk Bisnis

Amerika Serikat-KoPi. Tiga tahun setelah tragedi serangan teroris 9/11, World Trade Center dibuka kembali untuk bisnis—menandai tonggak emosional bagi warga New York.

Gedung pencakar langit yang memiliki 104 tingkat dan bernilai 3,9 miliar dollar mendominasi langit Manhattan.

Gedung itu dibangun di atas tanah selebar enam hektar di mana menara kembar hancur dan menewaskan lebih dari 2.700 orang yang terkubur di bawah gundukan puing-puing pada tanggal 11 September 2001.

Agensi penerbit tersebut mulai pindah ke World Trade Center 4 sejak minggu lalu.

Perusahaan arsitektur, TJ Gottesdiener dari Owings & Merrill, mengatakan butuh langkah-langkah tambahan untuk memperkuat struktur baja dan beton.

Mereka mengatakan gedung ini lebih kuat secara struktur daripada menara kembar.

Sejak hari Senin, lebih dari 170 karyawan pindah ke lima lantai dari gedung 25 lantai Conde Nest, kata perusahaan itu. Pada awal tahun 2015, sekitar 3000 lebih staf akan pindah ke World Trading Center.

Proses pembangunan selama delapan tahun dari gedung pencakar langit setinggi 541 meter terancam gagal karena adanya perdebatan politik, keungan dan hukum.

 

Deby Rahmayanti

news.com.au

back to top