Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

World Trade Center Dibuka Kembali untuk Bisnis

World Trade Center Dibuka Kembali untuk Bisnis

Amerika Serikat-KoPi. Tiga tahun setelah tragedi serangan teroris 9/11, World Trade Center dibuka kembali untuk bisnis—menandai tonggak emosional bagi warga New York.

Gedung pencakar langit yang memiliki 104 tingkat dan bernilai 3,9 miliar dollar mendominasi langit Manhattan.

Gedung itu dibangun di atas tanah selebar enam hektar di mana menara kembar hancur dan menewaskan lebih dari 2.700 orang yang terkubur di bawah gundukan puing-puing pada tanggal 11 September 2001.

Agensi penerbit tersebut mulai pindah ke World Trade Center 4 sejak minggu lalu.

Perusahaan arsitektur, TJ Gottesdiener dari Owings & Merrill, mengatakan butuh langkah-langkah tambahan untuk memperkuat struktur baja dan beton.

Mereka mengatakan gedung ini lebih kuat secara struktur daripada menara kembar.

Sejak hari Senin, lebih dari 170 karyawan pindah ke lima lantai dari gedung 25 lantai Conde Nest, kata perusahaan itu. Pada awal tahun 2015, sekitar 3000 lebih staf akan pindah ke World Trading Center.

Proses pembangunan selama delapan tahun dari gedung pencakar langit setinggi 541 meter terancam gagal karena adanya perdebatan politik, keungan dan hukum.

 

Deby Rahmayanti

news.com.au

back to top