Menu
UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Pemerintah Bantul Siap Dukung Kontes Robot Indonesia di UMY

Pemerintah Bantul Siap Dukung Konte…

Sleman-KoPi| Menjelang pe...

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media Sosial Bermunculan

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media…

Sleman-KoPi| Menjelang pi...

Prev Next

WHO mengatakan wabah Ebola berakhir di Senegal

WHO mengatakan wabah Ebola berakhir di Senegal
Senegal-KoPi- Badan kesehatan PBB WHO telah resmi mendeklarasikan bahwa wabah Ebola akan berakhir di Senegal, salah satu negara di Afrika Barat yang bersebelahan dengan negara Guinea. Organisasi Kesehatan Dunia mengatakan Senegal siap menempatkan diri untuk menghentikan penyebaran Ebola terakhir.

Dalam sebuah pernyataan pada hari Jumat, WHO mengatakan satu-satunya kasus Ebola di Senegal yang telah dikonfirmasi pada tanggal 29 Agustus adalah seorang pria muda yang melakukan perjalanan ke Dakar melalui jalan darat dari Guinea. Dimana pasien melakukan kontak langsung dengan pasien Ebola. 

Pernyataan yang disebut sebagai respon cepat Senegal merupakan sebuah contoh kesiapan yang baik dalam menanggulangi kasus Ebola impor. 

Dikatakan bahwa pemerintah Senegal melakukan beberapa upaya guna pencegahan dini virus ebola: pengidentifikasian dan pemantauan 74 orang yang pernah berhubungan dengan pasien, pengujian cepat dari semua kasus yang dicurigai, pengawasan di banyak titik masuk (jalur perbatasan), dan kampanye kesadaran masyarakat akan Ebola termasuk bagaimana cara untuk menghadapi virus Ebola.

Irfan Ridlowi

Sumber: news.com

 

 

 

 

back to top