Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Walk Free serukan penuntutan terhadap kejahatan perbudakan modern

Walk Free serukan penuntutan terhadap kejahatan perbudakan modern

KoPi| Walk Free, organisasi internasional yang peduli terhadap pembebasan human trafficking dan perbudakan modern melaporkan bahwa dewan Hak Asasi Manusia PBB berencana untuk menganggarkan 1.180.000 dolar AS dan mengirimkan sebelas peneliti ke Irak, dan melaporkan kembali pada bulan Maret 2015.

Bukti yang dikumpulkan berupa kejahatan yang dilakukan oleh militan ISIS - termasuk perbudakan modern - dapat digunakan dalam penuntutan di Pidana Pengadilan Internasional. Ini merupakan langkah  yang diyakini  benar - tetapi situasi masih perlu dirujuk ke Pengadilan Pidana Internasional.

Ribuan perempuan dan anak perempuan di Irak dilaporkan telah dipaksa menikah dan dijadikan budak seks oleh pejuang Negara Islam. Putri Khandhar Kaliph adalah salah satu dari mereka.

"Dia bilang dia akan dijual sebagai budak [...] untuk 10 dolar AS. Apa yang bisa seorang ayah katakan tentang itu? Bagaimana saya bisa membantu? Kami semua merasa sangat tidak berguna. "

Khandhar telah putus asa atas keselamatan anaknya sejak itu. Satu hal yang dapat Anda lakukan saat ini adalah membantu memberikan rasa aman dan keadilan  untuk Putri Khandhar dan lain-lain, menyeru pada Anggota Dewan Keamanan PBB agar merujuk situasi di Irak kepada Jaksa Pengadilan Kriminal Internasional. Demikian Walk Free, sebuah organisasi internasional yang menyerukan pembebasan dunia dari perbudakan modern.| walkfree.org | Winda Efanur Fs

back to top