Menu
Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Prev Next

Walk Free serukan penuntutan terhadap kejahatan perbudakan modern

Walk Free serukan penuntutan terhadap kejahatan perbudakan modern

KoPi| Walk Free, organisasi internasional yang peduli terhadap pembebasan human trafficking dan perbudakan modern melaporkan bahwa dewan Hak Asasi Manusia PBB berencana untuk menganggarkan 1.180.000 dolar AS dan mengirimkan sebelas peneliti ke Irak, dan melaporkan kembali pada bulan Maret 2015.

Bukti yang dikumpulkan berupa kejahatan yang dilakukan oleh militan ISIS - termasuk perbudakan modern - dapat digunakan dalam penuntutan di Pidana Pengadilan Internasional. Ini merupakan langkah  yang diyakini  benar - tetapi situasi masih perlu dirujuk ke Pengadilan Pidana Internasional.

Ribuan perempuan dan anak perempuan di Irak dilaporkan telah dipaksa menikah dan dijadikan budak seks oleh pejuang Negara Islam. Putri Khandhar Kaliph adalah salah satu dari mereka.

"Dia bilang dia akan dijual sebagai budak [...] untuk 10 dolar AS. Apa yang bisa seorang ayah katakan tentang itu? Bagaimana saya bisa membantu? Kami semua merasa sangat tidak berguna. "

Khandhar telah putus asa atas keselamatan anaknya sejak itu. Satu hal yang dapat Anda lakukan saat ini adalah membantu memberikan rasa aman dan keadilan  untuk Putri Khandhar dan lain-lain, menyeru pada Anggota Dewan Keamanan PBB agar merujuk situasi di Irak kepada Jaksa Pengadilan Kriminal Internasional. Demikian Walk Free, sebuah organisasi internasional yang menyerukan pembebasan dunia dari perbudakan modern.| walkfree.org | Winda Efanur Fs

back to top