Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Walk Free serukan penuntutan terhadap kejahatan perbudakan modern

Walk Free serukan penuntutan terhadap kejahatan perbudakan modern

KoPi| Walk Free, organisasi internasional yang peduli terhadap pembebasan human trafficking dan perbudakan modern melaporkan bahwa dewan Hak Asasi Manusia PBB berencana untuk menganggarkan 1.180.000 dolar AS dan mengirimkan sebelas peneliti ke Irak, dan melaporkan kembali pada bulan Maret 2015.

Bukti yang dikumpulkan berupa kejahatan yang dilakukan oleh militan ISIS - termasuk perbudakan modern - dapat digunakan dalam penuntutan di Pidana Pengadilan Internasional. Ini merupakan langkah  yang diyakini  benar - tetapi situasi masih perlu dirujuk ke Pengadilan Pidana Internasional.

Ribuan perempuan dan anak perempuan di Irak dilaporkan telah dipaksa menikah dan dijadikan budak seks oleh pejuang Negara Islam. Putri Khandhar Kaliph adalah salah satu dari mereka.

"Dia bilang dia akan dijual sebagai budak [...] untuk 10 dolar AS. Apa yang bisa seorang ayah katakan tentang itu? Bagaimana saya bisa membantu? Kami semua merasa sangat tidak berguna. "

Khandhar telah putus asa atas keselamatan anaknya sejak itu. Satu hal yang dapat Anda lakukan saat ini adalah membantu memberikan rasa aman dan keadilan  untuk Putri Khandhar dan lain-lain, menyeru pada Anggota Dewan Keamanan PBB agar merujuk situasi di Irak kepada Jaksa Pengadilan Kriminal Internasional. Demikian Walk Free, sebuah organisasi internasional yang menyerukan pembebasan dunia dari perbudakan modern.| walkfree.org | Winda Efanur Fs

back to top