Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

Wakil presiden dikarantina gara-gara Ebola

Wakil Presiden Sierra Leone Samuel Sam-Sumana Wakil Presiden Sierra Leone Samuel Sam-Sumana
KoPi | Wabah Ebola di kawasan Afrika akhirnya juga berpengaruh pada pemerintahan. Wakil Presiden Sierra Leone, Samuel Sam-Sumana, terpaksa harus dikarantina setelah salah satu pengawalnya meninggal karena terinfeksi Ebola. Sierra Leone adalah salah satu negara di Afrika Barat yang terserang epidemi Ebola.
 

Sam-Sumana menjadi pejabat tinggi dari benua Afrika pertama yang harus dikarantina karena Ebola. Sam-Sumana dilaporkan secara sukarela mengajukan diri untuk dikarantina selama 21 hari.

“Virus ini telah mempengaruhi ribuan rakyat kami dan hampir membuat negara kami roboh. Kita semua punya tanggung jawab bersama untuk memutus rantai penularan dengan mengisolasi yang sakit dan melaporkan bila ada kontak dengan penderita. Kita harus bekerja sama sebagai sebuah bangsa untuk menghentikan Ebola,” ujar Sam-Sumana dalam pernyataannya.

Karantina Sam-Sumana sendiri terjadi setelah Presiden Ernest Bai Koroma kembali memberlakukan larangan bepergian bagi penduduk Sierra Leone demi mencegah penyebaran Ebola. Sam-Sumana dilaporkan harus mengerjakan tugas-tugas wakil presiden dari rumahnya.

Hingga Sabtu lalu Sierra Leone mencatat 18 kasus baru Ebola. Minggu sebelumnya muncul 16 kasus baru. Kebanyakan kasus terjadi di Ibukota Sierra Leone, Freetown. Freetown yang merupakan kota pelabuhan menjadi pusat berkumpulnya nelayan. Dalam satu kasus seorang nelayan meninggal di laut, dan rekan-rekannya membawa jenazahnya ke Freetown. Rekan-rekannya kemudian kembali ke kawasan nelayan di Freetown, dan menularkan Ebola ke lingkungannya.

WHO melaporkan wabah Ebola di Afrika Barat telah merenggut nyawa 9.600 orang. Laporan infeksi Ebola telah mencapai 23.800 kasus, kebanyakan di Guinea, Liberia, dan Sierra Leone. Saat ini penyebaran Ebola paling cepat terjadi di Sierra Leone, sedangkan kasus kematian terbesar berasal dari Liberia. Meski demikian WHO melaporkan Liberia telah berhasil menurunkan angka infeksi dan membuka kembali sekolah-sekolah yang ditutup akibat wabah Ebola. 

back to top