Menu
UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Pemerintah Bantul Siap Dukung Kontes Robot Indonesia di UMY

Pemerintah Bantul Siap Dukung Konte…

Sleman-KoPi| Menjelang pe...

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media Sosial Bermunculan

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media…

Sleman-KoPi| Menjelang pi...

Prev Next

Video baru ISIS dalam episode menangkap Kurdi

Video baru ISIS dalam episode menangkap Kurdi

KoPi| Dalam sebuah video terbaru yang dirilis online Islamic State (Is) menunjukkan tentara Kurdi ditangkap dan diarak di jalan raya ditingkapi suara tepuk tangan yang riuh.

Video berdurasi sekitar 10 menit mempertontonkan 21 pejuang Kurdi Peshmerga melalui Kirkuk kawasan Irak Utara. Beberapa di antaranya tampak diwawancarai.

CNN melaporkan sebagian yang diwawancarai menyebutkan mereka berasal dari Kirkuk Irak Utara yang memiliki tautan kuat dengan suku Kurdi. "Para tahanan, di bawah paksaan, menyeru sesama prajurit Peshmerga untuk menyerah  dan berhenti berjuang melawan ISIS," CNN melaporkan.

Kami sampaikan kepada Peshmerga: "Berhenti melawan, atau nasib Anda akan seperti ini, baik terang-terangan atau sembunyi," kata seorang pria Kurdi, seperti terjemahan CNN.

Nasib orang-orang tidak ditampilkan pada video. Shiraz Maher, seorang senior di Pusat Internasional untuk Studi Radikalisasi dan Kekerasan Politik, menyebutkan dalam [email protected], video tersebut "tidak berdarah seperti video sebelumnya." Tapi ketika ditanya apakah para tahanan dibunuh, ia menyatakan bahwa "video selesai sebelum kita melihatnya, tapi saya kira mereka, ya."

Para Peshmerga berasal dari wilayah semi-otonom Kurdi Irak. Kelompok ini menentang rezim Saddam Hussein dan mendukung upaya pimpinan AS untuk menggulingkan dia.

Sekarang Peshmerga berjuang untuk menjaga wilayah mereka dari cengkeraman Islamic State (IS), yang berusaha untuk membangun sebuah kekhalifahan terutama melalui berbagai wilayah dari Suriah dan Irak.|Retno US

back to top