Menu
UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Pemerintah Bantul Siap Dukung Kontes Robot Indonesia di UMY

Pemerintah Bantul Siap Dukung Konte…

Sleman-KoPi| Menjelang pe...

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media Sosial Bermunculan

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media…

Sleman-KoPi| Menjelang pi...

Prev Next

Valentino Rossi menuduh Jorge Lorenzo bermain curang

Valentino Rossi menuduh Jorge Lorenzo bermain curang

KoPi| Valentino Rossi mengecam balapan seri terakhir MotoGP di Valencia Spanyol hari Ahad kemarin (8/11), sebagai balapan yang telah direncanakan dimenangkan oleh pesainganya Jorge Lorenzo. Lorenzo yang mengawali balapan di posisi terdepan berhasil memenangi race tersebut.


Rossi memulai balapan di posisi terakhir setelah dijatuhi hukuman seusai balapan sebelumnya di Malaysia, dan pesaing utamanya Jorge Lorenzo di posisi terdepan. Namun Rossi mampu melesat hingga di posisi ke empat yang membuka harapan untuk merengkuh tittle juaranya yang ke-10 dalam karirnya dan tittle kedelapan dalam kancah MotoGP. Tetapi harapanya pupus di dua pembalap Spanyol Marc Marquez dan Dani Pederosa yang finish di urutan dua dan tiga. Rossi menuduh mereka membantu rekan senegara dengan tidak mencoba untuk menang.

"Saya melakukan apa yang saya bisa tapi itu adalah situasi yang aneh melihat Márquez sebagai pengawal Lorenzo. Hal ini memalukan untuk dunia olahraga, "kata Rossi kepada wartawan. "Mudah-mudahan otoritas olahraga akan dapat mengatasinya. Ini adalah akhir yang buruk dalam kejuaraan. Bukan kejuaraan yang sesungguhnya dan seharusnya ini tidak terjadi dalam olahraga."

"Saya selalu melakoni balapan semaksimal mukin dan saya tahu akan ada orang yang akan mengatakan bahwa saya sengaja berada di posisi kedua karena saya ingin Lorenzo menang," sanggah Marquez.

Sementara Lorenzo mengatakan,"Dani melakukan yang terbaik seperti menyalip dengan gila. Kami adalah Spanyol dan gelar tetap di Spanyol. Jika berada di Italia dan dengan dua orang Italia di belakang Rossi kemudian itu akan menjadi sama. "

Perlombaan telah bercampur kontroversi dan juga bekas kasus di Malaysi, yang Rossi diduga menendang Marquez dari motor. Rossi membantah dan menyebutkan itu adalah sabotase dari Marquez. Banding pun diajukan untuk pembatalan memulai balapan dari grid terakhir. Sementara Marquez dan keluarganya mengeluh telah diteror oleh media Italia dan akan memprosesnya lewat jalur hukum.

Balapan berjalan tidak terlalu mengejutkan, dengan Lorenzo memimpin dari awal hingga akhir, sementara Rossi berhasil naik sejauh yang dia bisa. Rossi finish dengan selisih catatan waktu 19,7 detik dari posisi ke-3. | Roni| theguardian.com |

back to top