Menu
Gunung Merapi Berpeluang Alami Letusan Efusif Yang Aman.

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letu…

Jogja-KoPi| Kepala Balai ...

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di Proses Magmatisnya.

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di…

Jogja-KoPi| Balai Penyeli...

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Gerakan Filantropi Islam Sebagai Deradikalisasi

Gerakan Filantropi Islam Sebagai De…

Sleman-KoPi| Dewasa ini, ...

Prev Next

Untuk hidup, perempuan Saudi dorong kursi roda di Makkah

Untuk hidup, perempuan Saudi dorong kursi roda di Makkah

Saudi-KoPi, Walaupun lelah karena puasa dan panas, perempuan-perempuan Saudi tetap bekerja di Masjidil Haram Makkah dengan mendorong perempuan-perempuan yang cacat yang duduk di kursi roda untuk melakukan inbadah haji umrah.

Uang yang didapat dari membantu para penyandang cacat untuk melakukan ibadah tersebut menyelamatkan mereka dari meminta-minta, media Alsharq mengatakan.

Salah satunya ialah Umm Muhammad Al-Shareed dan 12 anaknya yang ditinggal oleh suaminya. Dia mengajak anak perempuannya yang paling tua yang sudah berumur 17 tahun untuk bisa mendapatkan penghasilan agar keluarganya terhindar dari kelaparan.

“Saya seorang wanita tua dan saya tidak bisa bekerja yang berat-berat. Saya datang ke makkah bersama anak saya setiap hari untuk menjaga dia dan membantunya. Kami bekerja dengan kursi roda ini untuk membantu perempuan penyandang cacat dalam melakukan umrah. Walaupun kami harus bekerja dengan susah payah, uang yang halal itu lebih baik dari pada meminta-minta atau melakukan hal yang dilarang oleh agama (haram),” tuturnya.

Perempuan tua tersebut menikah beberapa tahun yang lalu namun suaminya menceraikannya. Dia tidak mau membantu istrinya dan anak-anaknya dan dia tidak punya pilihan, dia harus mencari pekerjaan agar dia bisa menghidupi dirinya dan anak-anaknya.

(Fahrurrazi)
Sumber: al-Arabiya News

back to top