Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Tony Abbott 'ungkit' bantuan Australia pada Indonesia

news.co.au news.co.au

KoPi| Perdana Menteri Australia, Tony Abbott meminta Indonesia untuk "membalas" paket $ 1 miliar bantuan Australia yang diberikan untuk tsunami 2004 dengan membebaskan dua warga Australia dari hukuman mati dalam perkara penyelundupan narkoba.

Abbott menjawab tekanan publik Australia agar mengupayakan grasi bagi Andrew Chan dan Myuran Sukumaran pada hari Rabu ini.

Perdana Menteri itu mengingatkan bahwa Australia akan merasa kecewa dan sedih serta menimbulkan ketidaksenangan Australia bila pemerintah Indonesia meneruskan eksekusi pada aktor Bali Nine tersebut.

"Jangan lupa bahwa beberapa tahun yang lalu ketika Indonesia dilanda tsunami di Samudera Hindia Australia, kami mengirim miliaran dolar bantuan. Kami mengirimkan kontingen besar angkatan bersenjata kami untuk membantu di Indonesia dengan bantuan kemanusiaan dan Australia kehilangan nyawa mereka dalam kampanye untuk membantu Indonesia." ungkit Abbot.

"Saya katakan kepada orang-orang Indonesia dan Pemerintah Indonesia: Kami di Australia yang selalu ada untuk membantu kalian dan kami berharap bahwa kalian mungkin dapat membalas dengan cara ini pada saat ini."

Pihak berwenang Indonesia mengumumkan pada hari Selasa bahwa mereka menunda rencana pengalihan pasangan ke Nusa Kambangan dan eksekusi yang mungkin terjadi bulan ini.

Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi, mengatakan pemerintah memahami posisi Australia tetapi "Perlu digarisbawahi bahwa masalah ini adalah murni masalah penegakan hukum, penegakan hukum terhadap kejahatan luar biasa".

Abbott mengatakan penundaan itu  sebagai "tanda yang menggembirakan" dan ia berharap Indonesia "menyadari bahwa nilai-nilai terbaik  dan kepentingan terbaik bagi mereka yang dilayani itu tidak akan maju dengan eksekusi ini".

Ditanya tentang potensi konsekuensi dari eksekusi, Abbott mengatakan: "Kami ingin Indonesia tahu dalam hal ini kami merasa sedih dan dikecewakan."

Abbott mengatakan Chan dan Sukumaran - yang merupakan bagian dari kelompok Bali Nine yang berusaha menyelundupkan heroin dari Indonesia ke Australia - layak di penjara dalam waktu yang lama tetapi mereka tidak layak untuk dihukum mati.

"Bahkan, tampaknya karakter mereka benar-benar direformasi dalam penjara di Bali. Mereka sekarang membantu perjuangan Indonesia melawan kejahatan narkoba. Jauh lebih baik untuk menggunakan orang-orang untuk kebaikan daripada membunuh mereka," kata Abbott.

Marsudi mengatakan pada hari Selasa lalu penerapan hukuman mati adalah bagian dari hukum Indonesia dan "diimplementasikan sebagai upaya terakhir untuk kejahatan paling serius" dan "tidak akan menerima arahan ke negara tertentu".Menteri Luar Negeri Australia, Julie Bishop, menyambut baik keputusan untuk menunda pemindahan Chan dan Sukumaran.

"Penundaan oleh pemerintah Indonesia mengeksekusi Chan dan Sukumaran akan menjadi langkah yang membantu orang-orang dan keluarga mereka," kata Bishop kepada ABC News Rabu ini.

"Ini memberi kita kesempatan untuk terus terlibat untuk mengupayakan yang terbaik ke depan dengan pemerintah Indonesia sehingga akan terus mewakili kami ke tingkat tertinggi di pemerintah Indonesia."

Pemimpin oposisi, Bill Shorten, mengatakan penundaan yang diberikan merupakan "kesempatan baik bagi orang-orang untuk terlibat dalam saran dan diskusi yang konstruktif " bertujuan untuk mencegah eksekusi. |theguardian.com|UR Sari|

back to top