Menu
Inkubasi Tahap 1 Resmi Buka Gelaran Soprema 2018

Inkubasi Tahap 1 Resmi Buka Gelaran…

Jogja-KoPi| Kegiatan Inku...

Lestarikan Budaya Tradisional, UAJY Adakan Lomba Jemparingan

Lestarikan Budaya Tradisional, UAJY…

Jogja-KoPi| Universitas A...

Niagahoster Devcussion 2.0 Dorong ​Web-Professional Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Dorong ​…

Yogyakarta, 25 September ...

Lantik Heru Tjahjono, Pakde Karwo Ingatkan Dua Fungsi Sekda

Lantik Heru Tjahjono, Pakde Karwo I…

Surabaya-KoPi| Sesuai UU ...

Kepa BNPT Ajak Mahasiswa UGM Jauhi Paham Radikal

Kepa BNPT Ajak Mahasiswa UGM Jauhi …

 JogjaKoPi| Kepala B...

Bupati dan Walikota Harus Mengacu dengan Visi Misi Presiden

Bupati dan Walikota Harus Mengacu d…

Surabaya-KoPi| Bupati dan...

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis Soprema 2018 untuk Sociopreneur Muda dari 16 Provinsi Indonesia

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis S…

Jogja-KoPi| Rangkaian gel...

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi Bisa Dilatih

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi …

Jogja-KoPi| Pakar Manajem...

Raih Doktor Usai Meneliti Transformasi Budaya Organisasi Perguruan Tinggi

Raih Doktor Usai Meneliti Transform…

Jogja-KoPi| Transformasi ...

Prev Next

Ternyata ibu gemuk, berpeluang melahirkan bayi jumbo

Ternyata ibu gemuk, berpeluang melahirkan bayi jumbo

KoPi|Ibu yang mengalami kegemukan sebelum hamil, dan sangat gemuk saat hamil, kemungkinan akan mewariskan ke anaknya saat usia 7 tahun.

Penelitian yang dilakukan sejak 1998-2013 mengambil sampel di Negara Afrika dan Amerika.

penelitian itu dilakukan pada seorang ibu yang hidup dilingkungan berpenghasilan rendah di kota New York.

Ahli gizi dari universitas Columbia, Elizabeth Widen mengatakan “Kita sebenarnya keterbatasan bukti keterkaitan antara kenaikan berat badan kehamilan dengan kesehatan anak di lingkungan berpenghasilan rendah di perkotaan, kami berusaha untuk mengevaluasi kenaikan berat badan masa hamil bisa berhubungan dengan ukuran kecil  dan obesitas anak” .

Andrea Deierlein dari Icahn School of Medicine di Rumah Sakit Mount Sinai menyebutkan pada sebuah email bahwa ada "banyak resiko yang terkait dengan obesitas -. Anak-anak obesitas lebih cenderung menjadi gemuk saat masa remaja dan dewasa"

Deierlein, yang tidak terlibat dalam penelitian ini, mencatat di masa dewasa, resiko obesitas mengarah ke diabetes tipe 2, hipertensi dan gangguan tidur.

Penelitian juga menunjukkan ibu dengan kelebihan berat badan memiliki  kemungkinan melahirkan bayi jumbo daripada bayi normal, dan bayi-bayi  tersebut beresiko tinggi  mengalami obesitas.

Di U.S. Institute of Medicine (IOM) menyarankan wanita dengan berat badan normal untuk memperoleh 25-35 kilogram selama kehamilan, sementara wanita kelebihan berat badan harus memperoleh 15-25 kg dan wanita obesitas harus memperoleh hanya 11-20 kg. |foxnews.com|Muhima|

back to top