Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Tentara Iran janji atasi ‘pelanggaran terhadap hijab’

Tentara Iran janji atasi ‘pelanggaran terhadap hijab’

Iran-KoPi, Kepala staf tentara Iran mengatakan bahwa perjuangan untuk melawan apa yang dianggap “pemberontakan moral dan budaya” dan “pelanggaran dalam hijab” sedang dipersiapkan.

Dalam sebuah pernyataan yang ditulis oleh media Iran Mehr, kepala staf tersebut mengatakan bahwa salah satu tujuan dari “perang secara halus” melawan Republik Islam tersebut adalah menyebarkan “sifat buruk” dan mendukung “pemberontakan” melawan hukum dan nilai agama di Iran.

“Perang halus melawan Iran ini dimulai dari penyerangan terhadap kemurnian budaya dan hijab melalui media dan channel satelit,” pernyataan tersebut mengatakan.

Pernyataan tersebut juga mengkritik penduduk yang tidak patuh terhadap nasehat pimpinan Irak terkait dengan “serangan budaya dan perang halus” yang sedang menarget Iran.

Pernyataan tersebut juga memerintahkan “menyempurnakan kesiapan untuk menegakkan nilai agama dan budaya dan melawan yang memberontak dan melanggar terhadap sangsi dan hukum agama.”

Hijab sering menjadi masalah dalam musim panas ini ketika para konsevatif menolak untuk menghukum perempyan yang tidak memakai kerudung dengan gaya tradisional.

(Fahrurrazi)
Sumber: Al-Arabiya News

back to top