Menu
Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Prev Next

Tentara Iran janji atasi ‘pelanggaran terhadap hijab’

Tentara Iran janji atasi ‘pelanggaran terhadap hijab’

Iran-KoPi, Kepala staf tentara Iran mengatakan bahwa perjuangan untuk melawan apa yang dianggap “pemberontakan moral dan budaya” dan “pelanggaran dalam hijab” sedang dipersiapkan.

Dalam sebuah pernyataan yang ditulis oleh media Iran Mehr, kepala staf tersebut mengatakan bahwa salah satu tujuan dari “perang secara halus” melawan Republik Islam tersebut adalah menyebarkan “sifat buruk” dan mendukung “pemberontakan” melawan hukum dan nilai agama di Iran.

“Perang halus melawan Iran ini dimulai dari penyerangan terhadap kemurnian budaya dan hijab melalui media dan channel satelit,” pernyataan tersebut mengatakan.

Pernyataan tersebut juga mengkritik penduduk yang tidak patuh terhadap nasehat pimpinan Irak terkait dengan “serangan budaya dan perang halus” yang sedang menarget Iran.

Pernyataan tersebut juga memerintahkan “menyempurnakan kesiapan untuk menegakkan nilai agama dan budaya dan melawan yang memberontak dan melanggar terhadap sangsi dan hukum agama.”

Hijab sering menjadi masalah dalam musim panas ini ketika para konsevatif menolak untuk menghukum perempyan yang tidak memakai kerudung dengan gaya tradisional.

(Fahrurrazi)
Sumber: Al-Arabiya News

back to top