Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

Tenaga kesehatan di Sierra Leone 100 kali berisiko terkena ebola

Tenaga kesehatan di Sierra Leone 100 kali berisiko terkena ebola

Sierra Leone-KoPi-Petugas kesehatan di Sierra Leone 100 kali berisiko terkena Ebola daripada masyarakat umum, menurut sebuah laporan baru. Bisa saja di rumah sakit perlindungan Ebola gagal. Petugas kesehatan membentuk komunitas mereka sendiri. Ketika salah satu sakit atau meninggal, korban dapat menginfeksi sesama petugas medis.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengatakan bahwa petugas kesehatan seperti dokter dan perawat sangat beresiko terinfeksi Ebola. 622 petugas kesehatan telah terinfeksi dan 346 dari mereka telah meninggal di semua negara yang terkena dampak Ebola. Di Sierra Leone hanya ada sekitar 2.400 petugas medis, sepertiga dari jumlah penduduk  6 juta orang.

"Mereka harus membayar mahal dengan kehilangan petugas kesehatan," kata Dr. Peter Kilmarx dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit yang memimpin penyelidikan atas tingkat infeksi yang tinggi di Sierra Leone.

Sepuluh dokter telah meninggal karena Ebola saat ini, termasuk Dr. Martin Salia, yang meninggal setelah dievakuasi ke Universitas Nebraska untuk perawatan darurat bulan lalu.

"Kami pikir terinfeksinya petugas kesehatan adalah sebuah kegagalan alat pelindung diri," kata Kilmarx NBC News. "Tapi ada begitu banyak cara yang berbeda mereka terinfeksi Ebola."|Irfan Ridlowi|nbcnews.com|

 

back to top