Menu
Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Prev Next

Tak terima suami diajak one night stand, Turis ini ngamuk

Tak terima suami diajak one night stand, Turis ini ngamuk

KoPi|Kaparzyna Pietzyck 42 tahun, terluka parah setelah berkelahi dengan seorang ladyboy di Thailand, 17 Maret 2015.

Turis Polandia ini menderita luka di bagian dahi. Dia juga kehilangan banyak darah dari rentetan pukulan sepatu hak tinggi wanita transgender, Plakat Somchan (23).

Perkelahian ini berawal ketika Somchan diduga menawarkan one night stand kepada suami Pietzyck itu. Merasa tidak terima suaminya digoda ladyboy tersebut, Pietzyck mendatangi dan langsung memarahi Somchan.

Pietrzyck melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang. Kedua belah pihak sudah dimintai keterangan. Somchan menghadapi tuntutan pidana dan Pietrzyck dikirim ke rumah sakit. |stomp.com.sg|MNC|

back to top