Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Prev Next

Taj Mahal rusak karena polusi

Taj Mahal rusak karena polusi

India-KoPi, Taj Mahal, makam yang amat indah yang terbuat dari batu marmer putih ini akan diberi perawatan mud-pack—proses pembersihan dengan lumpur agar bangunan terlihat lebih bersih dan mengkilap—untuk menghilangkan noda-noda kuning di permukaaannya yang disebabkan oleh polusi. Ini adalah keempat kalinya Taj Mahal dibersihkan.

Taj Mahal dibangun pada abad ke-17. Bangunan ini terletak di tepi sungai Yamuna dan merupakan bentuk arsitektur Mughal terbaik. Proses perawatan mud-pack terakhir kali dilakukan pada tahun 2008. Namun, tingkat polusi yang semakin tinggi beberapa tahun terakhir membuat Taj Mahal tampak kusam.


“Karena polusi kota semakin meningkat, marmer putih ini menguning dan kehilangan sinarnya,” papar B M Bhatnagar dari Archeological Survey of India (ASI). “Untuk mengembalikan tampilan alami monument ini, pihak ASI sudah bersiap-siap untuk melakukan perawatan mud-pack,” imbuhnya.


Prosedur pembersihan ini ternyata mengikuti cara perawatan kecantikan tradisional perempuan India yang mengoleskan “Multani mitti (Fuller’s earth) ke wajah mereka untuk membuat wajah mereka semakin bersinar. Perawatan mud-pack Taj Mahal pertama kali dilakukan pada tahun 1994, yang kedua dan ketiga dilakukan pada tahun 2001 dan 2008.


(Ana Puspita)
Sumber: The Independent

back to top