Menu
Merapi Naik ke Status Waspada, Gempa Tremor dan Vulkanik Sempat Muncul Saat Letusan Freaktif.

Merapi Naik ke Status Waspada, Gemp…

Jogja-KoPi|Setelah Gunung...

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi| Gunung Merapi...

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran Persediaan Beras, Gula, dan Minyak Goreng di Yogyakarta Aman.

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran …

Jogja-KoPi| Perum Bulog d...

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Prev Next

Tahun 2100, penggunaan energi dari fosil dihentikan di seluruh dunia

BBC news BBC news

KoPi- Sebuah panel internasional antar pemerintah yang didukung oleh PBB, merekomendasikan tahun 2100 bumi harus bebas dari penggunaan energi berasal dari fosil.

Laporan IPCC yang diterbitkan di Konpenhagen, Ahad, 3 November 2014 mendorong agar negara-negara menggunakan sumber energi listrik dari sumber rendah karbon pada tahun 2050.

Jika tidak, dunia akan mengahdapi situasi kerusakkan yang parah dan permanen. PBB memandang tindakan preventif akan lebih murah biayanya.

Panel yang terdiri dari para ilmuwan dan kalangan pemerintah ini bermaksud memberikan informasi bagi para politisi untuk membangun perjanjian global 2015.

Menurut laporan yang dilansir dari BBCnews, pengurangan emisi sangat penting mengingat pemanasan global serta perubahan iklim yang sudah diambang berbahaya sejak 2009.

Untuk itu energi terbarukan harus tumbuh dari saham 30% ditingkatkan hingga 80% untuk sektor listrik di tahun 2050.
Dalam jangka panjang, penggunaan pembangkit listrik yang berbahan bakar fosil dan tanpa teknologi CCS harus dihapus seluruhnya pada tahun 2100.

-Suci Wulandari

back to top