Menu
Bupati dan Walikota Harus Mengacu dengan Visi Misi Presiden

Bupati dan Walikota Harus Mengacu d…

Surabaya-KoPi| Bupati dan...

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis Soprema 2018 untuk Sociopreneur Muda dari 16 Provinsi Indonesia

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis S…

Jogja-KoPi| Rangkaian gel...

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi Bisa Dilatih

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi …

Jogja-KoPi| Pakar Manajem...

Raih Doktor Usai Meneliti Transformasi Budaya Organisasi Perguruan Tinggi

Raih Doktor Usai Meneliti Transform…

Jogja-KoPi| Transformasi ...

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Prev Next

Tahun 2100, penggunaan energi dari fosil dihentikan di seluruh dunia

BBC news BBC news

KoPi- Sebuah panel internasional antar pemerintah yang didukung oleh PBB, merekomendasikan tahun 2100 bumi harus bebas dari penggunaan energi berasal dari fosil.

Laporan IPCC yang diterbitkan di Konpenhagen, Ahad, 3 November 2014 mendorong agar negara-negara menggunakan sumber energi listrik dari sumber rendah karbon pada tahun 2050.

Jika tidak, dunia akan mengahdapi situasi kerusakkan yang parah dan permanen. PBB memandang tindakan preventif akan lebih murah biayanya.

Panel yang terdiri dari para ilmuwan dan kalangan pemerintah ini bermaksud memberikan informasi bagi para politisi untuk membangun perjanjian global 2015.

Menurut laporan yang dilansir dari BBCnews, pengurangan emisi sangat penting mengingat pemanasan global serta perubahan iklim yang sudah diambang berbahaya sejak 2009.

Untuk itu energi terbarukan harus tumbuh dari saham 30% ditingkatkan hingga 80% untuk sektor listrik di tahun 2050.
Dalam jangka panjang, penggunaan pembangkit listrik yang berbahan bakar fosil dan tanpa teknologi CCS harus dihapus seluruhnya pada tahun 2100.

-Suci Wulandari

back to top