Menu
Merapi Naik ke Status Waspada, Gempa Tremor dan Vulkanik Sempat Muncul Saat Letusan Freaktif.

Merapi Naik ke Status Waspada, Gemp…

Jogja-KoPi|Setelah Gunung...

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi| Gunung Merapi...

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran Persediaan Beras, Gula, dan Minyak Goreng di Yogyakarta Aman.

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran …

Jogja-KoPi| Perum Bulog d...

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Prev Next

Tahun 2015 akan terjadi 4 kali Gerhana, tanda kiamat dekat

Tahun 2015 akan terjadi 4 kali Gerhana, tanda kiamat dekat

KoPi|Pada tanggal 4 April 2015 akan terjadi Gerhana Bulan Total. Gerhana ini dapat diamati dari wilayah Indonesia. Gerhana juga terjadi di Amerika, Samudra Pasifik, Australia, Asia kecuali bagian Barat, dan sebagian kecil Afrika Timur.

Seluruh proses Gerhana Bulan akan bisa diamati dari wilayah Papua bagian Timur. Hal ini mengingat Bulan sudah terbit sebelum fase Gerhana mulai terjadi.

Adapun pengamat di daerah Papua bagian Barat, Maluku, Sulawesi, Nusa Tenggara dan sebagian Kalimantan bagian Timur akan mendapati Bulan dalam fase Gerhana Penumbra saat Bulan terbit.

Pengamat yang berada di Kalimantan Timur bagian Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Bali, Jawa dan Sumatra akan mengamati Bulan dalam fase Gerhana Sebagian saat Bulan terbit.

Pada waktu-waktu berikutnya, semua pengamat bisa mengamati fase-fase gerhana hingga berakhirnya fase Gerhana berakhir.

Selain gerhana bulan total, dalam waktu dekat diprediksi akan terjadi gerhana matahari total 2015. Namun wilayah Indonesia tidak terkena gerhana matahari total. Informasi lengkapnya pihak BKG merangkum Pada tahun 2015 ini diprediksi terjadi empat kali gerhana, yaitu:

1. Gerhana Matahari Total 20 Maret 2015. Gerhana tersebut tidak dapat diamati dari wilayah Indonesia. Gerhana tersebut hanya dapat diamati dari Asia Barat bagian Utara, Eropa, Afrika Utara dan Samudra Atlantik bagian Timur.

2. Gerhana Bulan Total 4 April 2015. Gerhana ini dapat diamati dari wilayah Indonesia. Gerhana ini dapat diamati juga dari Amerika, Samudra Pasifik, Australia, Asia kecuali bagian Barat, dan sebagian kecil Afrika Timur.

3. Gerhana Matahari Sebagian 13 September 2015. Gerhana tersebut tidak dapat dilihat dari wilayah Indonesia. Gerhana tersebut hanya dapat diamati di Antartika, Perbatasan Samudra Atlantik dan Hindia, dan Afrika bagian Selatan.

4. Gerhana Bulan Total 28 September 2015. Gerhana ini tidak dapat diamati dari wilayah Indonesia. Gerhana ini dapat diamati di Asia bagian Barat, Samudra Hindia bagian Barat, Afrika, Eropa, Samudra Atlantik, Amerika, dan Samudra Pasifik bagian Timur.

Adapun beberapa kalangan kepercayaan di Amerika meyakini bahwa gerahana bersamaan menjadi tanda kiamat makin dekat. "Ini sangat langka. Tanda dari Tuhan kiamat makin dekat".

|BMKG|Winda Efanur FS|

back to top