Menu
Bupati dan Walikota Harus Mengacu dengan Visi Misi Presiden

Bupati dan Walikota Harus Mengacu d…

Surabaya-KoPi| Bupati dan...

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis Soprema 2018 untuk Sociopreneur Muda dari 16 Provinsi Indonesia

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis S…

Jogja-KoPi| Rangkaian gel...

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi Bisa Dilatih

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi …

Jogja-KoPi| Pakar Manajem...

Raih Doktor Usai Meneliti Transformasi Budaya Organisasi Perguruan Tinggi

Raih Doktor Usai Meneliti Transform…

Jogja-KoPi| Transformasi ...

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Prev Next

Surat terbuka partai Republik hasut perang Iran

Surat terbuka partai Republik hasut perang Iran

Amerika Serikat-KoPi|Kelompok 47 senat partai Republik memperingatkan Mullah Iran, persetujuan Obama untuk membatasi program nuklir Iran tergantung hasil konggres resmi.

Arkansas mahasiswa Senator Tom Cotton dan 46 orang lain dari Partai Republik menulis surat terbuka kepada para pemimpin Iran, "Kita akan mempertimbangkan kesepakatan mengenai program nuklir-senjata Anda yang tidak disetujui oleh Kongres. Urusan ini tidak lebih dari kesepakatan eksekutif antara Presiden Obama dan Ayatollah Khamenei. "

"Presiden berikutnya bisa mencabut kesepakatan ini, dan Kongres masa depan bisa mengubah ketentuan perjanjian setiap saat." Tulis Partai Republik.

Dalam gedung putih seolah Partai Republik sebagai penghasut perang dan mengejar strategi partisan untuk melemahkan presiden 'sambil menuntut kekuasaan yang bertentangan dengan peran para pendiri bangsa.

“Buru-buru perang, atau setidaknya opsi militer yang didukung Partai Republik, sama sekali bukan kepentingan terbaik dari Amerika Serikat, "kata juru bicara Gedung Putih Josh Earnest, Senin sore.

Partai Republik dan Demokrat sama-sama mengatakan mereka ingin sanksi diberlakukan jika Iran tidak menyetujui persyaratan Amerika Serikat hingga akhir bulan, dan nantinya senat akan merapatkan resolusi, meskipun Undang-undang tidak akan memberi otorisasi presiden untuk berperang dengan Iran.

Namun, Earnest berpendapat bahwa surat penandatanganan tidak memiliki alternatif strategi diplomatik Presiden Barack Obama selain 'opsi militer. "
Obama juga menanggapi bahwa hal tersebut 'agak ironis' yang Partai Republik inginkan untuk menyesuaikan diri dengan 'garis keras' di Iran. "Ini koalisi yang tidak biasa," katanya. |dailymail.co.uk |Winda Efanur FS|




back to top