Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Prev Next

Surat terbuka partai Republik hasut perang Iran

Surat terbuka partai Republik hasut perang Iran

Amerika Serikat-KoPi|Kelompok 47 senat partai Republik memperingatkan Mullah Iran, persetujuan Obama untuk membatasi program nuklir Iran tergantung hasil konggres resmi.

Arkansas mahasiswa Senator Tom Cotton dan 46 orang lain dari Partai Republik menulis surat terbuka kepada para pemimpin Iran, "Kita akan mempertimbangkan kesepakatan mengenai program nuklir-senjata Anda yang tidak disetujui oleh Kongres. Urusan ini tidak lebih dari kesepakatan eksekutif antara Presiden Obama dan Ayatollah Khamenei. "

"Presiden berikutnya bisa mencabut kesepakatan ini, dan Kongres masa depan bisa mengubah ketentuan perjanjian setiap saat." Tulis Partai Republik.

Dalam gedung putih seolah Partai Republik sebagai penghasut perang dan mengejar strategi partisan untuk melemahkan presiden 'sambil menuntut kekuasaan yang bertentangan dengan peran para pendiri bangsa.

“Buru-buru perang, atau setidaknya opsi militer yang didukung Partai Republik, sama sekali bukan kepentingan terbaik dari Amerika Serikat, "kata juru bicara Gedung Putih Josh Earnest, Senin sore.

Partai Republik dan Demokrat sama-sama mengatakan mereka ingin sanksi diberlakukan jika Iran tidak menyetujui persyaratan Amerika Serikat hingga akhir bulan, dan nantinya senat akan merapatkan resolusi, meskipun Undang-undang tidak akan memberi otorisasi presiden untuk berperang dengan Iran.

Namun, Earnest berpendapat bahwa surat penandatanganan tidak memiliki alternatif strategi diplomatik Presiden Barack Obama selain 'opsi militer. "
Obama juga menanggapi bahwa hal tersebut 'agak ironis' yang Partai Republik inginkan untuk menyesuaikan diri dengan 'garis keras' di Iran. "Ini koalisi yang tidak biasa," katanya. |dailymail.co.uk |Winda Efanur FS|




back to top