Menu
Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen Air Hujan

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen A…

Jogja-KoPi| Pakar Hidrolo...

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkatan Kompetitifitas Produk Agrikultur

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkat…

Bantul-KoPI|Pada tahun 20...

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

Oleh Moh. Mudzakkir(Dosen...

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi Swasta Sumbangkan Kaum Intelektual di Jatim

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi …

Surabaya-KoPi| Sebanyak 2...

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar Banyak Terserang Ispa

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar …

Lombok-KoPi| Sebanyak 30 ...

Prev Next

Statistik Rusia: Membunuh 471 warga sipil Suriah sepanjang Januari

Statistik Rusia: Membunuh 471 warga sipil Suriah sepanjang Januari

KoPi| Lembaga pemantau Hak Asasi Manusia (HAM) Suriah, Syrian Observatory For Human Rights (SOHR), melaporkan bahwa Rusia menjadi pembunuh terbanyak warga sipil Suriah dalam serangan udara sepanjang Januari 2016, mengalahkan jumlah korban angkatan udara Basyar al-Assad.

Menurut data SOHR, berbagai pengeboman Rusia telah membunuh hampir 500 warga sipil, dimana 200 di antaranya adalah wanita dan anak-anak.

Secara rinci SOHR mendokumentasikan kematian sebanyak 471 warga sipil, di antaranya terdapat 127 korban anak-anak dan 56 orang wanita. Jumlah ini diperoleh hanya selama bulan Januari 2016 saja, atau tepatnya hingga tanggal 27 Januari. Para korban sipil terbunuh akibat serangan udara Rusia menyebar di provinsi Suriah yang berbeda-beda, termasuk wilayah ISIS. Secara rata-rata militer Moskow membunuh 17-18 warga sipil tiap hari.

Sedangkan dalam kurun waktu sama, serangan udara yang dilancarkan militer rezim Assad juga membunuh 211 warga sipil, termasuk di antaranya 30 anak-anak dan 20 wanita.

SOHR yang berdiri tahun 2006 dan berbasis di London ini dipimpin oleh Rami Abdul Rahman, merupakan salah satu lembaga pemantau statistik korban perang Suriah paling lengkap, memiliki jaringan kontributor di seluruh Suriah dan mencatat korban jiwa hingga ke asal keluarganya.

Jatuhnya hampir 700 warga sipil di tangan Rusia dan Assad akibat serangan udara terjadi di tengah isu "perundingan damai" yang disponsori PBB pada 29 Januari nanti (diundur dari sebelumnya 25 Januari).

Selain korban jiwa, peningkatan besar-besaran serangan udara Rusia ke wilayah oposisi juga membuat banjir pengungsi ke perbatasan Turki, bahkan terjadi sejak awal operasi militer Vladimir Putin ke Suriah. |SOHR/MMS)|Risalah|

back to top