Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Statistik menakutkan wabah Ebola 2014

Statistik menakutkan wabah Ebola 2014
Afrika Barat-KoPi- Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan 4.033 orang telah tewas sejauh ini dan 8.399 dugaan kasus baru. Angka ini bisa jauh lebih tinggi jika kurangnya kesadaran masyarakat untuk melaporan penyakit. Berikut adalah Statistik pertumbuhan virus Ebola: 

Pertumbuhan Ebola diluar kendali 

Biru tua menunjukkan jumlah kasus yang sebenarnya, sementara biru muda adalah proyeksi selama empat minggu ke depan. 

Proyeksi pertumbuhan yang benar-benar menakutkan. Peta Kesehatan menunjukkan 8.033 kasus yang tercatat secara global pada 10 Oktober dan bisa naik menjadi 18.391 dalam empat minggu ke depan. Pusat Pengendalian Penyakit AS (CDC) mengklaim kasus di Liberia tumbuh dua kali lipat setiap 15-20 hari sedangkan di Sierra Leone dua kali lipat setiap 30-40 hari. 

CDC juga memperkirakan kasus Ebola di Liberia dan Sierra Leone bisa menjadi 1,4 juta kasus dalam waktu tiga bulan ke depan. Wilayah Afrika Barat memiliki konsentrasi kasus tertinggi, meskipun penyakit ini telah dikonfirmasi telah menyebar di tujuh negara di seluruh dunia. 

Kasus di Guinea, Sierra Leone, dan Liberia paling banyak memakan  korban.

Penyebaran wabah mematikan ke beberapa negara telah dikonfirmasi sejauh ini. 

Untuk menekan jumlah kasus yang terus bertambah, WHO membagi tim medis ke dalam dua kubu: tim pertama adalah tim yang melakukan transmisi intens di wilayah seperti Guinea, Liberia, dan Sierra Leone. Tim kedua adalah transmisi lokal yang berkonsentrasi dengan kasus Ebola baru di negara-negara seperti Nigeria, Senegal, Spanyol, dan Amerika Serikat. 

Akhir pekan ini AS mencatat kasus pertama mereka mengenai penularan Ebola dari manusia ke manusia setelah perawat yang merawat Thomas Eric Duncan yang meninggal karena Ebola dinyatakan positif terinfeksi.

Irfan Ridlowi

Sumber: news.com

 

 

 

 

back to top