Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

Statistik menakutkan wabah Ebola 2014

Statistik menakutkan wabah Ebola 2014
Afrika Barat-KoPi- Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan 4.033 orang telah tewas sejauh ini dan 8.399 dugaan kasus baru. Angka ini bisa jauh lebih tinggi jika kurangnya kesadaran masyarakat untuk melaporan penyakit. Berikut adalah Statistik pertumbuhan virus Ebola: 

Pertumbuhan Ebola diluar kendali 

Biru tua menunjukkan jumlah kasus yang sebenarnya, sementara biru muda adalah proyeksi selama empat minggu ke depan. 

Proyeksi pertumbuhan yang benar-benar menakutkan. Peta Kesehatan menunjukkan 8.033 kasus yang tercatat secara global pada 10 Oktober dan bisa naik menjadi 18.391 dalam empat minggu ke depan. Pusat Pengendalian Penyakit AS (CDC) mengklaim kasus di Liberia tumbuh dua kali lipat setiap 15-20 hari sedangkan di Sierra Leone dua kali lipat setiap 30-40 hari. 

CDC juga memperkirakan kasus Ebola di Liberia dan Sierra Leone bisa menjadi 1,4 juta kasus dalam waktu tiga bulan ke depan. Wilayah Afrika Barat memiliki konsentrasi kasus tertinggi, meskipun penyakit ini telah dikonfirmasi telah menyebar di tujuh negara di seluruh dunia. 

Kasus di Guinea, Sierra Leone, dan Liberia paling banyak memakan  korban.

Penyebaran wabah mematikan ke beberapa negara telah dikonfirmasi sejauh ini. 

Untuk menekan jumlah kasus yang terus bertambah, WHO membagi tim medis ke dalam dua kubu: tim pertama adalah tim yang melakukan transmisi intens di wilayah seperti Guinea, Liberia, dan Sierra Leone. Tim kedua adalah transmisi lokal yang berkonsentrasi dengan kasus Ebola baru di negara-negara seperti Nigeria, Senegal, Spanyol, dan Amerika Serikat. 

Akhir pekan ini AS mencatat kasus pertama mereka mengenai penularan Ebola dari manusia ke manusia setelah perawat yang merawat Thomas Eric Duncan yang meninggal karena Ebola dinyatakan positif terinfeksi.

Irfan Ridlowi

Sumber: news.com

 

 

 

 

back to top