Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Shakespeare lebih dikenal di luar Inggris

Shakespeare lebih dikenal di luar Inggris

KoPi│Shakespeare telah meninggal 400 tahun yang lalu, namun ia lebih populer di luar negeri daripada di Inggris. Padahal Shakespeare memiliki kontribusi dan pengaruh yang tinggi pada kemakmuran di Inggris, menurut survey YouGov yang dipublikasikan pada hari ini, Selasa (19/4)



British Council yang menugaskan survei YouGov pada 18.000 orang dari 15 negara, hasil penelitian menunjukkan bahwa Shakespeare dikenal luas secara internasional, banyak yang menyukai dan mengerti akan Shakespeare.

"Empat ratus tahun setelah kematiannya, Shakespeare bekerja secara terus menerus memainkan peran penting dalam mendidik dan menghibur orang di seluruh dunia," kata Dewan Rosemary Hilhorst dalam sebuah pernyataan.

British Council yang meningkatkan hubungan budaya antara Inggris dan negara-negara lain, kata Shakespeare berpengaruh secara internasional dalam membantu menghasilkan sikap positif terhadap Inggris.

Lebih dari sepertiga orang mengaku bahwa Shakespeare mengakibatkan presepsi mereka lebih positif dalam menilai Inggris secara umum, jumlah terbesar responden yang berpendapat demikian berasal dari Brazil (57 persen) dan India (62 persen).
Survei tersebut juga menemukan bahwa Shakespeare lebih populer dan disukai masyarakat (65 persen) , diketahui dan masih dianggap relevan di luar negeri saat ini daripada di negara asalnya (59 persen).

Namun, Shakespeare memiliki popularitas yang lebih rendah di negara-negara berbahasa Inggris lain seperti Australia dan Amerika Serikat, daripada di negara-negara non-berbahasa Inggris seperti China, Turki dan Meksiko, yang masuk dalam survey.

British Council mengatakan bahwa popularitas Shakespeare berpengaruh secara langsung pada ekonomi Inggris, bukan hanya dalam hal menarik pengunjung ke bioskop, tetapi Shakespeare juga berkontribusi pada posisi negara Inggris di dunia yang berefek dalam menarik wisatawan.

Karya William Shakespeare, yang meliputi 38 drama dan 154 soneta telah diterjemahkan ke dalam lebih dari 80 bahasa, dan dilakukan di seluruh dunia. Tanggal yang tepat atas kematiannya tidak diketahui, tetapi pemakamannya diselenggarakan pada 25 April, 1616. │reuters.com

back to top