Menu
Merapi Naik ke Status Waspada, Gempa Tremor dan Vulkanik Sempat Muncul Saat Letusan Freaktif.

Merapi Naik ke Status Waspada, Gemp…

Jogja-KoPi|Setelah Gunung...

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi| Gunung Merapi...

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran Persediaan Beras, Gula, dan Minyak Goreng di Yogyakarta Aman.

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran …

Jogja-KoPi| Perum Bulog d...

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Prev Next

Seorang ibu menggigit pit-bull demi selamatkan anak

Seorang ibu menggigit pit-bull demi selamatkan anak

Amerika-KoPi, Seorang ibu yang sangat panik nekat menggigit telinga seekor pit-bull untuk menyelamatkan anaknya yang berumur dua tahun dari terkaman binatang buas tersebut.

Chelsi Camp berkata bahwa dirinya tengah bercengkerama dengan anjing peliharaannya ketika kemudian dengan tiba-tiba anjing tersebut menerkam buah hatinya yang baru belajar berjalan, Mackenzi Plass. Tindakan anjing ini membuat Camp melakukan tindakan yang amat sangat ganas.


Camp melayangkan tinjunya ke mulut anjing dan menggigit telinga anjing tersebut sebelum akhirnya ia menelepon 911 untuk meminta pertolongan.


Petugas kepolisian segera datang ke rumah Camp dan menembak anjing yang berbahaya tersebut. Anjing itu masih dapat bertahan, namun hanya sebentar, setelah itu mati.


Kenzi menderita luka di wajahnya sementara Camp menderita luka di lengannya. Peristiwa ini terjadi pada akhir bulan Maret lalu dan kini ibu dan anak ini masih harus menjalani perawatan pemulihan dan mereka masih terus membicarakan kejadian naas tersebut.


Menurut Camp, sebelumnya anjing tersebut amat akrab dengan dirinya. Namun, keadaan itu berubah setelah sang pit-bull bertemu dengan Kenzi. Lalu, terjadilah kejadian yang mengejutkan itu.

 


(Ana Puspita Sari)
Sumber: News.com.au

back to top