Menu
Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Prev Next

Sembilan orang dihukum mati di Xinjiang

Sembilan orang dihukum mati di Xinjiang

Cina-KoPi, Pemerintah Daerah Xinjiang yang gelisah akhirnya menetapkan hukuman mati kepada sembilan orang yang melakukan tindak kejahatan “kekerasan terorisme” sebagai bagian dari tindakan negara dalam menumpas kelompok sparatis.

Pengumuman ini muncul di portal berita negara Xinjiang Net yang melaporkan pada hari Kamis bahwa 29 tersangka lainnya juga dihukum karena menimbukan gerakan separatis di ibukota daerah Urumqi, tempat terjadinya bom bunuh diri yang menewaskan 39 orang bulan lalu.


Seluruhnya ada 81 orang dari Xinjiang yang diberi hukuman karena terlibat dalam “organisasi teroris” yang melakukan pembunuhan berencana dan pembakaran rumah dengan sengaja, menurut laporan siaran radio negara, CCTV.


“Dari 81 orang tersebut, enam orang dihukum mati, dan tiga orang diberi hukuman mati dengan masa penangguhan selama dua tahun,” papar CCTV. Sementara yang lainnya dipenjara seumur hidup atau diberi hukuman yang lebih pendek.


(Ana Puspita)
Sumber: Aljazeera.com
 
 

back to top