Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Prev Next

Selundupkan contekan, orangtua di India panjat dinding sekolah

Selundupkan contekan, orangtua di India panjat dinding sekolah
KoPi | Kasus contek massal tampaknya bukan monopoli Indonesia saja. India juga menghadapi kesulitan serupa karena banyak orangtua berharap anaknya bisa menempuh pendidikan tinggi dan menjadi dokter. Saking berharapnya, 600 orangtua murid sampai menyelundupkan hasil contekan ke dalam kelas.
 

Insiden yang terjadi di Bihar, India, tersebut tersebar setelah sebuah stasiun televisi menayangkan cuplikan di mana orangtua dan teman-teman para murid memanjat dinding sekolah untuk memberikan kertas contekan. Para pejabat pendidikan dan guru yang mengawasi ujian juga menangkap basah ratusan murid yang memiliki kertas contekan.

“Sangat tidak mungkin melakukan pengawasan yang adil tanpa ada kerjasama dari orangtua murid,” ujar P.K. Shahi, Menteri Pendidikan Bihar. Pejabat departemen pendidikan di Bihar menyatakan sudah menempatkan polisi si sekolah-sekolah. Namun, menurut mereka tidak mudah menghalau para orangtua untuk tidak mendatangi tempat pelaksanaan ujian.

Sekretaris Dewan Pengawas Sekolah daerah Bihar mengatakan para murid yang ketahuan mencontek akan dilarang mengikuti ujian selama 3 tahun, dikenai denda, atau diancam penjara. 

Pada ujian nasional India kali ini, sebanyak 1,4 juta murid di seluruh India menjalani tes secara serentak. Mereka menghadapi tekanan dari orangtua karena harus lulus ujian agar bisa melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

back to top