Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Selundupkan contekan, orangtua di India panjat dinding sekolah

Selundupkan contekan, orangtua di India panjat dinding sekolah
KoPi | Kasus contek massal tampaknya bukan monopoli Indonesia saja. India juga menghadapi kesulitan serupa karena banyak orangtua berharap anaknya bisa menempuh pendidikan tinggi dan menjadi dokter. Saking berharapnya, 600 orangtua murid sampai menyelundupkan hasil contekan ke dalam kelas.
 

Insiden yang terjadi di Bihar, India, tersebut tersebar setelah sebuah stasiun televisi menayangkan cuplikan di mana orangtua dan teman-teman para murid memanjat dinding sekolah untuk memberikan kertas contekan. Para pejabat pendidikan dan guru yang mengawasi ujian juga menangkap basah ratusan murid yang memiliki kertas contekan.

“Sangat tidak mungkin melakukan pengawasan yang adil tanpa ada kerjasama dari orangtua murid,” ujar P.K. Shahi, Menteri Pendidikan Bihar. Pejabat departemen pendidikan di Bihar menyatakan sudah menempatkan polisi si sekolah-sekolah. Namun, menurut mereka tidak mudah menghalau para orangtua untuk tidak mendatangi tempat pelaksanaan ujian.

Sekretaris Dewan Pengawas Sekolah daerah Bihar mengatakan para murid yang ketahuan mencontek akan dilarang mengikuti ujian selama 3 tahun, dikenai denda, atau diancam penjara. 

Pada ujian nasional India kali ini, sebanyak 1,4 juta murid di seluruh India menjalani tes secara serentak. Mereka menghadapi tekanan dari orangtua karena harus lulus ujian agar bisa melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

back to top